LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), khususnya Bidang Tata Lingkungan, menghadiri kegiatan Revalidasi Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGP) ke-2 Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempertahankan status kawasan CPUGGP sebagai bagian dari jejaring Geopark Global UNESCO, Rabu (18/06/2025).
Kehadiran DLH Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan, keanekaragaman hayati, serta nilai-nilai geologis, biologis, dan budaya yang terkandung di dalam kawasan geopark.
Revalidasi ini merupakan proses lokus evaluasi yang dilakukan oleh tim asesor UNESCO untuk menilai sejauh mana pengelolaan geopark dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip geopark global.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi Melalui Bidang Penataan Lingkungan, Deden menyampaikan bahwa peran DLH dalam pengelolaan geopark difokuskan pada aspek kebersihan dan penanganan sampah terutama tempat-tempat yang akan dijadikan lokus evaluasi asesor UNESCO.
“Kami Dinas Lingkungan Hidup adalah salah satu pihak yg diundang, terkait penanganan persampahan atau kebersihan terutama di lokus yg akan dijadikan evaluasi tim asesor unesco, sebagai dinas teknis DLH akan selalu berkontribusi dan berpartisipasi sesuai tusinya dalam hal ini penanganan sampah dan alhamdulillah jalur utama geopark sebagian besar masuk dalam jalur layanan rutin kami,” ujarnya.
Selain itu, DLH Kabupaten Sukabumi juga menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam menjaga eksistensi CPUGGP sebagai kawasan yang tidak hanya memiliki keunikan geologi, tetapi juga menjadi lokomotif pembangunan ekonomi lokal yang berbasis kelestarian. Dengan tetap menjaga keseimbangan antara konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan, geopark diharapkan mampu menjadi contoh praktik pembangunan yang harmonis antara manusia dan alam.
DLH Kabupaten Sukabumi optimis bahwa hasil revalidasi kali ini akan menunjukkan capaian positif dan membawa dampak strategis bagi penguatan posisi CPUGGP di kancah global. Dan kami juga berharap seluruh masyarakat bisa menjaga terkait dengan kebersihan.
“Syukur alhamdulillah Kabupaten Sukabumi sudah ditakdirkan diberi anugerah oleh Allah SWT berupa : Alam yg begitu sempurna, gunung rimba, laut, pantai, sungai, sawah ( gurilaps ), Semoga kita segenap lapisan masyarakat bisa menjaga semua anugerah istimewa itu dengan selalu bersyukur, jaga kelestarian alam, jaga kebersihan, jaga kondusifitas keseimbangan ekosistem , tidak ada konflik lingkungan, konflik kepentingan, core nya alam lestari masyarakat sejahtera Jargon geopark : memuliakan bumi; memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat,” tandasnya.






