LINGKARPENA.ID | Dua orang pemancing dilaporkan hilang terseret ombak besar saat memancing di Pantai Cikeueus, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 08.15 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah perairan Teluk Palabuhanratu pada titik koordinat 07.30.89 LS – 106.49.98 BT.
Kedua korban adalah Ujang Agus (40), warga Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, dan Deni Setiawan (35), warga Kelurahan Cidadap, Kecamatan Palabuhanratu. Keduanya diketahui tengah memancing di bebatuan pinggir pantai sebelum tiba-tiba tersapu ombak besar. Korban Ujang Agus mengenakan kaos hitam lengan panjang dan celana panjang warna hitam, sementara Deni mengenakan kaos biru bermotif lengan panjang dan celana hitam. Hingga kini, keduanya belum ditemukan.
Berdasarkan keterangan saksi, Sopian (38) dan Gilang (33), ombak besar secara tiba-tiba menghantam area tempat kedua korban berdiri sehingga membuat mereka terjatuh ke laut. Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada batu karang di sekitar lokasi, namun kuatnya arus menyeret mereka hingga ke tengah laut.
Setelah kejadian, saksi langsung meminta pertolongan dan melaporkan insiden tersebut ke pihak berwenang. Petugas kemudian bergerak cepat melakukan pengecekan lokasi, meminta keterangan saksi, dan berkoordinasi dengan Balawista serta Basarnas. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban serta melaporkan perkembangan situasi ke satuan atas.
Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, mengatakan bahwa proses pencarian terus dilakukan meski kondisi gelombang laut cukup tinggi.
“Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR untuk melakukan pencarian. Tim gabungan sudah menyisir area lokasi jatuhnya korban hingga sepanjang pantai,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca menjadi tantangan utama dalam upaya pencarian.
“Gelombang di Teluk Palabuhanratu hari ini cukup besar, sehingga tim harus ekstra hati-hati. Namun upaya pencarian tetap kami maksimalkan,” jelasnya.
Pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari Posal Palabuhanratu, Basarnas, Polsek Ciemas, Satpolair Palabuhanratu, Koramil 2215/Ciemas, Balawista, dan para relawan. Hingga pukul 13.30 WIB, kedua korban masih belum ditemukan.
Tim SAR berencana melanjutkan pencarian hingga kondisi memungkinkan.






