Rumah Warga Lembursitu Ambruk, Diduga Material Bangunan Lapuk

Petugas BPBD Kota Sukabumi saat melakukan asessment di lokasi rumah warga Kecamatan Lembursitu yang ambruk, Senin (29/12).| Sumber foto: bpbd kota sukabumi

LINGKARPENA.ID | Sebuah rumah warga dilaporkan ambruk di Jalan Nangerang RT 02 RW 12, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, pada Senin (29/12/2025) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa tersebut diduga kuat disebabkan oleh pelapukan material bangunan yang sudah tidak layak menahan beban struktur.

Rumah yang ambruk diketahui milik seorang warga bernama Yoyoh. Akibat kejadian tersebut, satu kepala keluarga dengan satu jiwa terdampak. Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun demikian, kondisi bangunan mengalami kerusakan cukup parah sehingga tidak dapat lagi ditempati.

Baca juga:  Rumah Warga Surade Sukabumi Disapu Angin Kencang

Berdasarkan hasil assessment awal di lapangan, luas area bangunan yang terdampak ambruk diperkirakan mencapai panjang 8 meter dan lebar 5 meter. Reruntuhan bangunan terlihat menimpa sebagian area rumah, membuat struktur bangunan menjadi sangat rawan dan berpotensi membahayakan keselamatan penghuni apabila dipaksakan untuk ditempati.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yosep Sabaruddin, membenarkan adanya kejadian rumah ambruk tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak BPBD segera menurunkan petugas untuk melakukan assessment dan pendataan guna memastikan kondisi di lapangan serta kebutuhan warga terdampak.

“Berdasarkan hasil assessment sementara, rumah ambruk diduga akibat pelapukan pada material bangunan. Struktur bangunan sudah tidak kuat lagi sehingga terjadi ambruk. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Yosep Sabaruddin.

Baca juga:  Banjir Rendam 60 Rumah di Simpenan Sukabumi

Yosep menambahkan, BPBD Kota Sukabumi telah berkoordinasi dengan unsur kewilayahan setempat, termasuk pihak kelurahan dan RT/RW, untuk melakukan penanganan awal serta memastikan keselamatan warga terdampak. Selain itu, BPBD juga akan menyampaikan laporan resmi kepada instansi terkait sebagai dasar tindak lanjut penanganan pascakejadian.

Sementara itu, menurut penuturan Ketua RT setempat, rumah milik Bu Yoyoh tersebut sebelumnya sudah pernah diajukan untuk mendapatkan bantuan melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Namun hingga terjadinya peristiwa ini, bantuan tersebut belum terealisasi.

Baca juga:  Rumah Dua Lantai di Kota Sukabumi Tiba-tiba Ambruk, Ini kata BPBD

“Rumah ini memang sudah lama kondisinya memprihatinkan dan sudah diajukan ke program Rutilahu. Mudah-mudahan setelah kejadian ini bisa segera mendapat perhatian dan penanganan,” ungkap Ketua RT.

BPBD Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi bangunan rumah, terutama yang sudah berusia tua atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Warga juga diharapkan segera melaporkan kepada aparat setempat atau BPBD apabila menemukan kondisi bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan, guna dilakukan langkah pencegahan sejak dini.

Pos terkait