Pemuda Cianjur Jadi Korban Serangan Jalanan di Curugkembar Sukabumi

Korban saat mendapatkan pertolongan oleh warga setempat.| gambar tangkapan layar video

LINGKARPENA.ID | Seorang pemuda berusia 21 tahun asal Kabupaten Cianjur menjadi korban kekerasan jalanan di wilayah Kabupaten Sukabumi. Korban diketahui bernama Dede Rahmat, warga Kampung Panyairan, Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur.

 

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Pasirtengah, Desa Curugkembar, Kecamatan Curugkembar, pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Saat kejadian bertepatan dengan waktu menjelang Magrib.

 

Baca juga:  Terlibat Narkotika: 16 Tersangka Diringkus Satnarkoba Polres Sukabumi

Berdasarkan informasi, insiden bermula saat korban berpapasan dengan sekelompok pengendara sepeda motor di lokasi kejadian. Tanpa sebab yang jelas, rombongan tersebut tiba-tiba menghentikan laju korban dan langsung melakukan penyerangan secara brutal.

 

“Korban dihadang, kemudian dua orang dari kelompok tersebut langsung melakukan pengeroyokan menggunakan senjata tajam jenis celurit dan golok,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Curugkembar, Aipda Cecep Pendi R saat dikonfirmasi awak media.

Baca juga:  Terduga Penculik Anak Berhasil Ditangkap di BSD Oleh Tim Jatanras Polres Sukabumi Kota

 

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian pinggang dan punggung. Setelah melancarkan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban di lokasi kejadian.

 

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif penyerangan tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengungkap latar belakang kejadian ini,” tambah Aipda Cecep.

Baca juga:  Bayi Laki-laki Ditinggalkan Orang Tuanya Depan Rumah Warga di Surade

 

Sementara itu, Kapolsek Curugkembar Ipda Toni Hartoni, S.H. memastikan kondisi keamanan di wilayah hukumnya tetap terkendali pascakejadian.

“Situasi Curugkembar aman dan kondusif. Baik korban maupun pelaku bukan warga Kecamatan Curugkembar, mereka bertemu di wilayah kami lalu terjadi penganiayaan,” tegasnya.

 

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Pos terkait