LINGKARPENA.ID | Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Kota Sukabumi pada Sabtu (24/1/2026). Berdasarkan data assessment dan penanganan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi hingga pukul 14.43 WIB, tercatat sedikitnya 12 kejadian bencana yang tersebar di sejumlah kelurahan.
Peristiwa tersebut didominasi oleh pohon tumbang, selain atap rumah terbawa angin, longsor, hingga rumah roboh. Adapun lokasi kejadian meliputi Jalan Kibitay RT 05 RW 08 Kelurahan Situmekar, Jalan Lettu Bakri RT 01 RW 05 Kelurahan Nyomplong, Jalan Sawahbera (Villa Cantik) Kelurahan Dayeuh Luhur, serta Cipanengah Hilir RT 05 RW 04 Kelurahan Situmekar.
Selain itu, longsor dapuran bambu terjadi di Jalan Abdul Azis RW 09 Kelurahan Karangtengah. Pohon tumbang juga dilaporkan di Jalan Sudajaya Hilir RT 03 RW 06 Kelurahan Jayamekar, RT 01 RW 04 Kelurahan Sindangsari, serta RT 05 RW 02 Kelurahan Sudajaya Hilir.
Dampak angin kencang juga menyebabkan atap rumah tertiup dan terbawa angin di beberapa titik, di antaranya RT 03 RW 10 Kelurahan Limusnunggal, RT 01 RW 10 Kelurahan Limusnunggal, serta Kampung Gunungkarang RT 03 RW 10 Kelurahan Limusnunggal. Sementara itu, satu unit rumah dilaporkan roboh di RW 18 Kelurahan Cisarua.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yosep Sabaruddin, mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak bersama unsur terkait.
“BPBD bersama aparat kewilayahan, relawan, dan unsur terkait langsung melakukan assessment serta penanganan sementara, terutama untuk membuka akses jalan yang tertutup pohon tumbang dan membantu warga terdampak,” ujar Yosep.
Ia menambahkan, BPBD Kota Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.
“Kami mengimbau warga agar berhati-hati, terutama saat berada di luar rumah, menghindari pohon besar, dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat agar dapat segera ditangani,” pungkasnya.
Hingga laporan ini disusun, proses penanganan dan pendataan lanjutan masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.






