Hujan Deras Picu Longsor dan Banjir di Cibadak–Cicurug, BPBD Sukabumi Terima Laporan Warga

LINGKARPENA.ID | Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi pada Selasa (17/2/2026) siang, memicu sejumlah kejadian bencana alam berupa tanah longsor dan banjir di Kecamatan Cibadak serta Kecamatan Cicurug.

 

Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi yang diterima pada pukul 20.00 WIB, sedikitnya tercatat tiga kejadian longsor dan satu kejadian banjir yang berdampak pada permukiman warga.

 

Longsor di Desa Warnajati Timbun Halaman Rumah Warga

 

Kejadian tanah longsor pertama dilaporkan terjadi di Kampung Peundeuy RT 01/RW 09, Desa Warnajati, Kecamatan Cibadak, sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Longsor terjadi akibat hujan deras disertai angin sedang. Material tanah dan lumpur dengan ukuran longsoran sekitar 9 meter panjang dan 7 meter tinggi menimbun halaman rumah milik warga bernama Nurhayati.

Baca juga:  Usai Matikan TV, Satu Rumah di Ciemas Sukabumi Kebakaran, Ini Penyebabnya! 

 

Setelah kejadian, pemilik rumah melaporkan peristiwa tersebut kepada ketua RT dan dilakukan kerja bakti bersama warga untuk penanganan awal.

 

Sungai Cipangasahan Meluap, Permukiman Tergenang 50 Cm

 

Tak berselang lama, banjir dilaporkan melanda Kampung Babakan Banten RT 01 dan RT 03/RW 09, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, sekitar pukul 14.45 WIB.

 

Banjir dipicu hujan deras yang berlangsung sekitar satu jam, menyebabkan debit air Sungai Cipangasahan meningkat hingga meluap ke permukiman warga. Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 50 sentimeter, merendam rumah warga serta lahan pertanian.

 

Baca juga:  Tembok Rumah Jebol dan Banjir Rendam Sejumlah Titik di Kota Sukabumi

Sekitar tiga jam kemudian, genangan mulai surut seiring cuaca membaik dan adanya gotong royong warga bersama perangkat desa.

 

Longsor Kedua Terjadi di Sukasirna, Satu Rumah Terdampak

 

Di hari yang sama, tanah longsor juga terjadi di wilayah Kampung Bangkuwong RT 03/RW 06, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Longsoran memiliki ukuran sekitar 3 meter panjang dan 4 meter tinggi, dengan material tanah serta lumpur menimbun halaman rumah milik Endin Saepudin, dengan jumlah penghuni 1 KK 6 jiwa.

 

Warga bersama perangkat lingkungan setempat melakukan kerja bakti sebagai langkah penanganan awal.

 

Longsor di Cicurug, TPT Ikut Ambruk

 

Sementara itu, kejadian longsor juga dilaporkan terjadi di Kampung Papisangan RT 001/RW 004, Desa Caringin, Kecamatan Cicurug, pada Selasa sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca juga:  Banjir Rendam 60 Rumah di Simpenan Sukabumi

 

Hujan deras menyebabkan pergeseran tanah yang mengakibatkan tembok penahan tanah (TPT) ikut longsor. Kerusakan TPT diperkirakan memiliki ukuran panjang 6 meter dan tinggi 5 meter.

 

Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

 

Tidak Ada Korban Jiwa, Warga Lakukan Penanganan Mandiri

 

Secara umum, dalam rangkaian kejadian bencana tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Penanganan awal dilakukan melalui kerja bakti dan gotong royong warga setempat bersama perangkat desa.

 

BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama di wilayah rawan longsor dan banjir, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

Pos terkait