LINGKARPENA.ID | Suasana siang di Jalan Warung Asem, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah tegang pada Selasa (7/4/2026). Dentuman keras memecah ketenangan, menandai tabrakan hebat antara sebuah mobil pick up dan ambulans milik Baznas Kabupaten Sukabumi.
Di tengah jalan yang biasanya dilalui warga dengan ritme biasa, dua kendaraan itu berhenti dalam kondisi mengenaskan. Bagian depan pick up tampak remuk parah, sementara ambulans mengalami kerusakan serius di sisi depannya. Sisa benturan terlihat jelas—pecahan kaca bertebaran, serpihan bodi kendaraan berserak di aspal.
Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi langsung bergegas. Tanpa menunggu komando, mereka berusaha menolong para korban yang terjebak di dalam kabin pick up. Tiga penumpang dilaporkan mengalami luka-luka, dengan kondisi sempat terjepit sehingga proses evakuasi berlangsung menegangkan.
Di tengah kepanikan itu, satu fakta membuat situasi semakin genting: ambulans yang terlibat kecelakaan ternyata tengah menjalankan tugas kemanusiaan, membawa pasien menuju rumah sakit.
Momen-momen dramatis tersebut dengan cepat menyebar di media sosial. Rekaman warga memperlihatkan bagaimana upaya penyelamatan dilakukan secara gotong royong, sebelum akhirnya petugas datang mengambil alih penanganan.
Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Sukabumi, M. Afrizal Adhi P, membenarkan kejadian tersebut.
“Ambulans memang sedang membawa pasien saat insiden terjadi,” ujarnya singkat.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, peristiwa ini menjadi pengingat betapa dalam hitungan detik, perjalanan bisa berubah menjadi tragedi di jalan raya.






