LINGKARPENA.ID | Derasnya hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak Minggu malam hingga Senin (25/5/2026), tak hanya meninggalkan genangan dan arus sungai yang membesar. Di Kampung Cibatu Leuwi Ekek, RW 10 RT 03 Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, warga justru dikejutkan dengan kemunculan seekor buaya di tepian sungai.
Hewan reptil itu pertama kali terlihat sekitar pukul 13.00 WIB saat sedang berdiam di pinggir aliran Sungai Cibatu. Penampakan mendadak tersebut sontak membuat warga geger. Anak-anak yang biasanya bermain dan berenang di sungai langsung diminta menjauh.
“Awalnya dikira biawak besar. Tapi setelah dilihat lebih dekat ternyata buaya. Warga langsung panik karena sungai itu sering dipakai anak-anak mandi dan berenang,” ujar salah seorang warga setempat.
Kabar kemunculan buaya cepat menyebar dari mulut ke mulut. Warga berdatangan ke lokasi dengan rasa penasaran bercampur khawatir. Beberapa di antaranya kemudian berinisiatif melakukan penangkapan secara bersama-sama demi menghindari hal yang tidak diinginkan.
Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Buaya tersebut sempat memberikan perlawanan ketika hendak dijerat menggunakan tali.
“Anak-anak tadi ikut membantu menangkap. Sempat ada perlawanan juga. Kami khawatir karena biasanya sekitar jam dua siang banyak anak berenang di Sungai Cibatu,” kata warga lainnya.
Setelah upaya yang cukup sulit, warga akhirnya berhasil mengamankan buaya itu pada sore hari. Meski demikian, asal-usul hewan tersebut hingga kini masih menjadi tanda tanya.
Sebagian warga menduga buaya terbawa arus deras dari wilayah hulu akibat hujan yang turun sepanjang malam. Namun ada pula yang menduga hewan itu berasal dari penangkaran ataupun peliharaan pribadi yang lepas.
“Semalam hujan deras, kemungkinan hanyut dari atas. Tapi kami juga belum tahu ini dari penangkaran atau peliharaan. Setahu kami memang ada penangkaran di sekitar Holcim, tapi statusnya belum jelas,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama setelah hujan deras yang dapat membawa material maupun satwa liar dari daerah hulu.
Warga berharap pihak terkait segera turun tangan untuk mengevakuasi dan menelusuri asal buaya tersebut demi menjaga keamanan lingkungan sekitar.






