LINGKARPENA.ID | Kabar baik bagi masyarakat pengguna Jalan Mareleng-Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Ruas jalan yang selama ini dikeluhkan karena mengalami kerusakan mulai mendapatkan penanganan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU). Kamis ( 20/8/2026 ).
Rehabilitasi jalan tersebut mulai dikerjakan pada 3 Agustus 2026. Penanganan tahun ini mencakup ruas sepanjang 590 meter dengan lebar empat meter.
Proyek dengan jenis pekerjaan rehabilitasi jalan itu dikerjakan oleh CV Maha Dewa Contractor dengan waktu pelaksanaan selama 75 hari kalender. Anggaran yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Sukabumi mencapai Rp928.435.300,11 dari APBD Kabupaten Sukabumi.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan berdasarkan SPK Nomor 00.3.3/03/SP/RJ-65/DPU/2025.
Kondisi jalan Mareleng-Ciracap sebelumnya memang menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah bagian jalan mengalami kerusakan cukup parah sehingga membuat perjalanan warga menjadi kurang nyaman, terlebih bagi pengendara sepeda motor.
Dimulainya rehabilitasi pun mendapat sambutan positif dari warga. Mereka menilai perbaikan jalan menjadi kebutuhan penting karena ruas tersebut digunakan masyarakat untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.
“Ini tentu sangat kami apresiasi. Jalan yang rusak membuat pengendara harus lebih hati-hati dan kadang harus menghindari lubang. Dengan adanya perbaikan, mudah-mudahan perjalanan warga menjadi lebih aman dan nyaman,” ujar Yanti ( 32 ), seorang pengguna jalan.
Apresiasi serupa disampaikan pengguna jalan lainnya. Ia berharap pekerjaan yang saat ini dilakukan dapat menjadi awal dari penanganan secara menyeluruh.
“Bagus kalau sudah mulai diperbaiki. Tapi kami berharap bukan hanya bagian ini saja. Karena masih banyak jalan yang rusak ke arah Ciracap. Mudah-mudahan tahun berikutnya bisa dilanjutkan lagi,” ungkap Wahyu ( 42 ).
Pasalnya, kerusakan ruas jalan di wilayah Mareleng diperkirakan masih membentang lebih dari dua kilometer. Sementara pada tahun anggaran 2026, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah baru mampu melakukan rehabilitasi sepanjang 590 meter.
Artinya, masih terdapat sejumlah titik yang belum mendapatkan penanganan dan diharapkan dapat masuk dalam program perbaikan pada tahun-tahun berikutnya.
Bagi masyarakat, keberadaan jalan yang baik bukan sekadar persoalan kenyamanan. Infrastruktur tersebut berkaitan langsung dengan kelancaran mobilitas warga, distribusi hasil pertanian dan perdagangan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kalau jalannya bagus, bukan hanya pengguna kendaraan yang terbantu. Pedagang, petani, maupun warga yang setiap hari bepergian juga pasti merasakan manfaatnya,” kata warga lainnya.
Masyarakat pun berharap pemerintah dapat mempertahankan kesinambungan program rehabilitasi hingga seluruh titik jalan yang rusak di ruas Mareleng-Ciracap dapat tertangani.
Selama proses pengerjaan berlangsung, pengguna jalan diminta berhati-hati saat melintasi lokasi proyek dan memperhatikan aktivitas pekerja maupun kendaraan yang berada di sekitar area pekerjaan.
Rehabilitasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperbaiki konektivitas wilayah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat Kecamatan Ciracap dan daerah sekitarnya. (adv).






