MTsN 2 Sukabumi Ukir Prestasi di Porseni Madrasah Jabar, Raih Juara 1 Solo Vokal dan Juara 2 Voli Putri

LINGKARPENA.ID | Kerja keras, kedisiplinan, serta semangat pantang menyerah para siswa MTsN 2 Sukabumi akhirnya berbuah manis. Madrasah tersebut berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Tasikmalaya, 22–25 Agustus 2026.

 

Dalam ajang bergengsi antarmadrasah tingkat Provinsi Jawa Barat tersebut, MTsN 2 Sukabumi berhasil membawa pulang dua prestasi sekaligus. Rezkyan Praja Manggala sukses meraih Juara 1 Solo Vokal Putra, sementara tim voli putri MTsN 2 Sukabumi meraih Juara 2.

 

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MTsN 2 Sukabumi. Sebab, capaian itu tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang, latihan yang konsisten, pembinaan yang berkesinambungan, serta penerapan disiplin yang menjadi bagian penting dalam kehidupan siswa di lingkungan madrasah.

 

Pada Porseni Madrasah tingkat Provinsi Jawa Barat 2026, MTsN 2 Sukabumi mengikutsertakan sejumlah cabang olahraga dan seni, yakni voli putra, voli putri, futsal, serta solo vokal putra. Kontingen tersebut terdiri dari 20 atlet dan enam official.

 

Kepala MTsN 2 Sukabumi, Musolhan Masir, mengungkapkan rasa syukur sekaligus bangga atas pencapaian yang diraih anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, pelatih, hingga dukungan orang tua.

 

Baca juga:  MTSN 2 Sukabumi Gelar Pra Perpisahan dan Seksi Dokumentasi

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih siswa-siswi MTsN 2 Sukabumi. Juara 1 solo vokal putra dan Juara 2 voli putri ini merupakan hasil dari proses yang panjang. Anak-anak berlatih dengan sungguh-sungguh, para guru dan pelatih memberikan pendampingan, sementara orang tua juga terus memberikan dukungan,” ujar Musolhan kepada lingkarpena.id Selasa (25/8/2026).

 

Ia menegaskan, prestasi tersebut bukan semata-mata tentang memperoleh piala atau menjadi juara. Lebih dari itu, proses mengikuti perlombaan menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.

 

“Bagi kami, lomba bukan sekadar mencari siapa yang menjadi pemenang. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana anak-anak belajar tentang sportivitas, kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, disiplin, dan bagaimana mereka mampu menghadapi tekanan serta tetap memberikan kemampuan terbaiknya,” katanya.

 

Musolhan menambahkan, sistem kedisiplinan yang diterapkan di MTsN 2 Sukabumi menjadi salah satu fondasi dalam membentuk karakter siswa. Kedisiplinan tidak hanya diarahkan untuk kegiatan belajar mengajar, tetapi juga dalam latihan, menjaga sikap, mengatur waktu, serta membangun rasa tanggung jawab sebagai bagian dari keluarga besar madrasah.

 

“Disiplin itu tidak bisa dibentuk dalam waktu singkat. Kami berusaha membangun budaya disiplin dalam keseharian siswa. Dari kedisiplinan itulah kemudian tumbuh tanggung jawab, konsistensi dan semangat untuk mencapai sesuatu. Prestasi yang diraih hari ini merupakan salah satu hasil dari proses tersebut,” tuturnya.

Baca juga:  Bupati Sukabumi Resmikan Pusat Pelatihan IPI dan Serahkan Beasiswa untuk 20 Peserta Pelatihan

 

Khusus kepada Rezkyan Praja Manggala dan tim voli putri, Muslohan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Ia berharap capaian tersebut tidak membuat para siswa cepat berpuas diri, tetapi justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

 

“Saya sangat bangga kepada Rezkyan dan seluruh tim voli putri. Mereka telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras, kedisiplinan dan semangat juang, kita mampu bersaing di tingkat provinsi. Jangan cepat puas. Jadikan prestasi ini sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” ungkapnya.

 

Ia juga memberikan apresiasi kepada para tenaga pendidik, pembina, serta pelatih yang telah mendampingi para siswa selama proses persiapan hingga pelaksanaan Porseni.

 

“Terima kasih kepada semua guru, pembina dan pelatih yang dengan sabar mendampingi anak-anak. Terima kasih juga kepada orang tua yang selalu memberikan dukungan. Prestasi ini adalah prestasi bersama, bukan milik satu atau dua orang saja,” tambahnya.

 

Di tengah persaingan ketat Porseni Madrasah tingkat Jawa Barat, keberhasilan MTsN 2 Sukabumi menjadi gambaran bahwa madrasah tidak hanya mampu mencetak siswa berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki potensi besar dalam pengembangan bakat olahraga dan seni.

 

Apresiasi pun datang dari masyarakat yang menilai prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Sukabumi. Perjuangan para siswa hingga mampu berdiri di podium tingkat provinsi dinilai menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara serius dan konsisten mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi.

Baca juga:  Ratusan Pegawai Disdik Wilayah VI Jampangkulon Terima SK PPPK Paruh Waktu

 

Prestasi itu sekaligus menjadi pesan bahwa di balik sebuah kemenangan terdapat proses panjang yang tidak selalu terlihat. Ada latihan berulang, kedisiplinan, evaluasi, pendampingan guru dan pelatih, dukungan keluarga, serta keberanian para siswa untuk tampil dan memberikan kemampuan terbaiknya.

 

Bagi MTsN 2 Sukabumi, dua gelar yang diraih dalam Porseni Madrasah Jawa Barat 2026 bukan sekadar tambahan koleksi penghargaan. Lebih dari itu, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa ketika seluruh unsur madrasah bergerak bersama, membangun budaya disiplin dan memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang, maka potensi yang dimiliki anak-anak Sukabumi mampu berbicara di tingkat provinsi.

 

Musolhan berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MTsN 2 Sukabumi agar berani bermimpi, bekerja keras dan terus mengembangkan potensi masing-masing.

 

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa-siswa lainnya. Jangan takut bermimpi dan jangan takut berproses. Kami akan terus berupaya memberikan ruang pembinaan terbaik agar anak-anak dapat berkembang sesuai bakat dan kemampuannya. Mudah-mudahan ke depan akan lahir lebih banyak lagi prestasi yang membanggakan madrasah, keluarga dan masyarakat Sukabumi,” pungkasnya.

Pos terkait