Tiga Kios di Jalan Pelabuhan II Sukabumi Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

 

 

LINGKARPENA.ID | Kebakaran melanda tiga kios di Jalan Pelabuhan II, RT 002/RW 001, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 13.00 wib.

 

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kota Sukabumi pada pukul 13.15 WIB. Petugas kemudian melakukan assessment dan penanganan ke lokasi sekitar pukul 13.29 WIB.

 

Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD Kota Sukabumi, tiga kios terdampak kebakaran, masing-masing kios rumah makan, kios Tahu Krispi, dan kios konter handphone. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 138 meter persegi.

Baca juga:  Gagal Menyalip, Pemotor Tewas Terlindas Tronton di Jalan Palabuhan II Sukabumi

 

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik milik pelanggan. Berdasarkan keterangan saksi bernama Deden Taryadi (69), warga sekitar lokasi, dirinya sempat mendengar suara seperti ranting patah. Saat diperiksa, asap sudah terlihat mengepul dari kios Tahu Krispi.

 

“Informasi sementara, kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Ada tiga kios yang terdampak, sementara satu bangunan rumah warga juga sempat terancam,” ujar Danru Regu 1 BPBD Kota Sukabumi, Apud Mahpudin, dalam laporan assessment kejadian.

Baca juga:  BPBD Kabupaten Sukabumi Mencatat Bencana Alam Susulan yang Terjadi Dua Hari Kemarin

 

Selain tiga kios, bangunan rumah milik Yeti Hermawati (69) turut terancam terdampak. Rumah tersebut dihuni satu kepala keluarga dengan total empat jiwa. Namun, BPBD mencatat tidak ada warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.

 

“Tidak ada korban jiwa dan sampai saat assessment dilakukan tidak ada warga yang mengungsi. Kami bersama unsur terkait melakukan pengecekan, pendataan dan penanganan di lokasi,” katanya.

 

Akibat kebakaran tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta. Adapun kebutuhan mendesak bagi warga terdampak meliputi terpal, hygiene kit, serta perlengkapan tidur.

Baca juga:  Hari Internasional Pengurangan Resiko Bencana, BPBD Kota Sukabumi Lakukan Aksi Mitigasi Bencana Aliran Air Sungai

 

Penanganan di lokasi melibatkan BPBD Kota Sukabumi, Damkar Kota Sukabumi, Koramil Citamiang, Polsek Citamiang, SIGAP PSC Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Kelurahan Tipar, ORARI, relawan tanggap bencana, RT/RW, serta masyarakat setempat.

 

Petugas BPBD juga telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi, melakukan assessment dan pendataan, penanganan di lapangan, hingga melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan.

Pos terkait