Warga Bojonggenteng Sukabumi Protes Baligho Penutupan Mesjid Nurul Iman Pakuwon

Lingkarpena.id, Sukabumi – Protes pemasangan baligho penutupan sementara kegiatan masjid terkait pemberlakuan PPKM Darurat, dilakukan puluhan warga di depan Mesjid Nurul Iman Pakuwon Desa Cibodas Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi, Selasa (06/07/2021).

Warga Kecamatan Bojonggenteng ini berkumpul sekitar pukul 08.00 WIB, merasa keberatan dengan dipasangnya baligho tersebut dan meminta petugas untuk menurunkannya.

Baca juga:  Begini Pesan Bupati Marwan Usai Tinjau Lokasi Longsor Cibadak
Baca juga:
Akibat Korsleting Listrik 1 Rumah Terbakar di Bojonggenteng Sukabumi

Audensi pun terjadi antara warga dan petugas, sekitar pukul 11.00 WIB hasil kesepakatan kedua belah pihak memutuskan untuk menurunkan baligho tersebut.

“Kami tadi audensi dengan Muspika Bojonggenteng terkait pemasangan baligho, alhamdulillah hasilnya baligho yang terpasang di masjid sudah diturunkan oleh petugas,” ujar Wawan Setiawan Ketua Garis Kecamatan Bojonggenteng kepada lingkarpena.id.

Baca juga:  Pelayanan Pemerintah Kecamatan Pabuaran Bertolak Belaka dengan Visi-Misi Bupati Sukabumi
Baca juga:
Presiden Beri Bantuan Kepada Istri Terduga Teroris di Bojonggenteng

Wawan menambahkan bahwa Mesjid Nurul Iman Pakuwon tetap dibuka dan pelaksanaan ibadah normal seperti biasanya, termasuk hari Jumat nanti untuk pelaksanaan Shalat Jumat.

Audensi yang dihadiri oleh warga, paguyuban dan seluruh Organisasi Masyarakat (Ormas) yang berada di Kecamatan Bojonggenteng ini berjalan damai.

Baca juga:  Masjid Tertimpa Pohon dan 3 Rumah Terancam Longsor di Cibadak Sukabumi

 

 

Redaktur:   Dharmawan Hadi

Pos terkait