LINGKARPENA.ID | Jenazah Agus Sopian (45), Anak Buah Kapal (ABK) KM. Bahari Expres 01 yang dinyatakan tenggelam dan hilang di Perairan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, ahirnya ditemukan, Kamis (5/9/2024) kemarin.
Korban, Agus Sopian, warga Kampung Tanjung RT 03/03, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogongkaler, Kabupaten Garut, bekerja sebagai buruh di KM Bahari Expres 01 itu, jasadnya ditemukan diperairan Pantai Rancecet, Kecamatan Cimanggu, Pandeglang Banten.
Kasat Pol Airud Polres Sukabumi AKP. Tenda Sukendar, S H, M.H, saat dikonfirmasi lingkar pena id menuturkan, Pada sekira pukul 16.00 WIB korban diketemukan dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Rancecet, Kecamatan Cimanggu, Pandeglang Banten, sekitar 94 kilo meter dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) tenggelamnya, koordinat 07°28’31 Lintang Selatan 106°18’15”.
“Korban kita temukan di perairan Pantai Rancecet Kecamatan Cimanggu Pandeglang Banten, 94 kilo meter dari lokasi tenggelamnya korban, di perairan Pangumbahan Ujunggengeng Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.
Lanjut, kata Tenda Sukendar, saat ditemukan korban dalam posisi telentang dengan memakai celana pendek berwarna merah hitam, kemudian korban dievakuasi ke Pukesmas Cimanggu Pandeglang Banten, Selanjutnya korban diserahkan pihak keluarga untuk di kebumikan.
Diberitakan sebelumnya , Anak Buah Kapal (ABK) KM Bahari Expres 01, Agus Sopian (45) dilaporkan tenggelam dan hilang di sekitar Perairan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa 3 September 2024, dini hari.
Kejadian ini bermula ketika KM Bahari Expres 01 berlayar dari Dermaga Palabuhanratu pada Kamis (26/8/2024) untuk operasi penangkapan ikan. Setelah lima hari beroperasi, pada Selasa sekitar pukul 01.30 WIB, Agus Sopian diketahui sedang berada di bagian depan kapal. Namun, setelah 10 menit berlalu, ia tidak kembali lagi ke posisinya,” tutup AKP Tenda.






