LINGKARPENA.ID | Musibah kebakaran terjadi lagi di wilayah Kecamatan Ciemas, setelah sehari sebelumnya satu unit rumah ludes dilalap si jago merah. Kali ini kebakaran meluluh lantakan rumah ukuran 4 x 7 meter milik Usup (55), warga Kampung Poreang RT 04/08, Desa/Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jumat (06/9/2024).
Camat Ciemas Usep Supelita membenarkan adanya peristiwa itu. Kata dia, musibah kebarakan itu terjadi sekira pukul 08.30 WIB. Dan penyebabnya diduga dari adanya konsleting listrik.
Lanjut kata dia, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, sejak pagi hari pemilik rumah sedang bekerja diluar kampung, sentra istrinya sedang pergi ke tempat pengajian ibu ibu
“Kobaran api cepat membesar karena angin cukup kencang. Awal kejadian diketahui tetangganya. Saat mengetahui rumahnya terbakar, pemilik rumah lemas tak sadarkan diri, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Pemeribtah Desa Ciemas,” ujar Usep
Kobaran api yang membesar, dalam sekejap seluruh bangunan dan isinya ludes jadi abu. Api dapat dipadamkan 1 jam kemudian setelah 1 unit Mobil Damkar Sektor 12 Ciemas dibantu warga setempat berjibaku memadamkan api. Dalam musibah kebakaran itu tidak ada korban jiwa. Dan kerugian ditaksir sekitar Rp 75 juta.
Komandan Pos Sektor 12 Ciemas, Kusnadi, mengungkapkan bahwa meskipun api dapat dipadamkan dengan cepat, petugas sempat mengalami kendala akibat medan jalan yang curam dan ekstrem menuju lokasi.
“Bersyukur, api bisa cepat dipadamkan berkat bantuan warga. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu,” ujar Kusnadi.
Kasi Trantibmas Kecamatan Ciemas, Ibin, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tengah mengumpulkan data korban untuk dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama dalam penggunaan listrik dan tungku, mengingat saat ini sedang musim kemarau panjang,” jelasnya.
Dalam musibah kebakaran itu tidak ada korban jiwa. Dan kerugian ditaksir sekitar Rp 75 juta. Saat ini pemilik rumah diungsikan ke rumah saudaranya.
Camat Ciemas Usep Supelita Memberikan himbauan kepada warga untuk selalu berhati hati dan waspada saat memasuki musim kemarau disertai angin kencang.






