Ada Apa? Usai Acara KASAD, Para Kades di Ciemas Temui Taopik Guntur dan Kadis DLH

FOTO| Para Kepala Desa se-Kecamatan Ciemas saat berdiskusi dengan Anggota DPRD Kab Sukabumi, Taopik Guntur dan Kadis DLH selepas acara KSAD, Senin (21/4).| Jajang S

LINGKARPENA.ID | Usai menghadiri acara pengesahan pengairan pertanian yang diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, pada Senin (21/4/2025), para kepala desa se-wilayah Kecamatan Ciemas menemuai Taopik Guntur, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Partai Gerindra, yang sedang melakukan kegiatan bersih-bersih di pantai Palangpang.

 

Di sebuah gazebo di sekitar Pantai Palangpang, Taopik Guntur dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Prasetyo, serta para kepala desa se wilayah Kecamatan Ciemas terlibat diskusi seputar masalah lingkungan hidup. Acara berlangsung santai dan sesekali diselingi gelak tawa.

Baca juga:  Perlu Tahu, ini Hot Line "Yanduan" Polres Sukabumi untuk Masyarakat

 

Dari obrolan itu tercetus kesepakatan bahwa para kepala desa se-Kecamatan Ciemas akan sepenuhnya mendukung program Gubernur Jabar dalam menata lingkungan hidup khususnya di kawasan Geopark Ciletuh, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

 

“Hari ini kami bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi, dan juga para kepala desa se wilayah Kecamatan Ciemas tengah membahas terkait lingkungan hidup di wilayah Geopark Ciletuh. Kami berupaya melakukan suatu terobosan untuk mendukung program Pak gubernur kaitan dengan pelestarian alam yang ada di wilayah Ciemas,” ujar Taopik Guntur.

Baca juga:  Geopark Ciletuh Spektakuler 2 Dimata Kades dan Anggota Dewan

 

Diungkapkan Taopik Guntur, dari hasil diskusi santai itu tercetus kesepakatan bahwa untuk melindungi kawasan yang ada di Geopark Ciletuh, terutama kawasan hutan, perlu dibuatkan suatu bentuk aturan yang ketat sebagai langkah dan upaya antisipasi terjadinya bencana.

 

“Kita membuat kesepakatan denganpara kepala desa dan Pak Kadis DLH, kita akan membuat suatu bentuk aturan untuk melindungi kawasan kawasan yang memang hari ini perlu untuk dilestarikan, terutama kawasan hutan,” singkat Taopik.

Baca juga:  Polisi, Unjuk Rasa di Kota Sukabumi Kondusif

Pos terkait