Kapolres Sukabumi Kota bersama Forkopimda lainnya saat gunting pita Grand Opening pusat rehabilitasi ketergantungan nazpa di Kota Sukabumi, Selasa (09/11). [Foto: Ist]

AKBP Zainal, Hadiri Peresmian Pusat Rehabilitas Ketergantungan Napza Cabang Ashefa Griya Pusaka Kota Sukabumi

KOTA SUKABUMI

Lingkarpena.id, SUKABUMI KOTAKapolres Sukabumi Kota AKBP SY. Zainal Abidin, hadiri “Grand Opening” pusat rehabilitas ketergantungan napza, cabang Ashefa Griya Pusaka Kota Sukabumi. Kegiatan digelar di Sriwedari Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Selasa (09/11/2021).

Dalam pembukaan ini, Hendra, CEO Ashefa Griya Pusaka Sukabumi langsung memberikan bentuk sambutan kepada seluruh elemen yang menghadiri acara tersebut.

“Pelaksanaan Grand Opening Ashefa Griya Pusaka Sukabumi ini dimaksudkan untuk mendukung program pemerintah dalam melindungi generasi muda guna memerangi peredaran Narkoba khususnya di wilayah Sukabumi,” tegas Hendra, kepada awak media.

Dikatakan Hendra, tempat rehabilitas memang sangat di perlukan di Kota Sukabumi. Hal itu guna memudahkan remaja yang sudah terlanjur terjerumus ke lingkaran Narkoba untuk sembuh.

Baca juga:  Kolaborasi Dua Forkopimda Gelar 1000 Vaksin Lansia di Gunungguruh Sukabumi

“Tentunya tidak lagi mau mengkonsumsi Narkoba. Karena di Kota Sukabumi sendiri belum mempunyai tempat Rehabilitas Narkoba,” tambahnya.

Selain itu, Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan pita dan pengecekan fasilitas serta melihat kegiatan para remaja yang sedang menjalani rehab di Ashefa Griya Pusaka Sukabumi.

Pada kesempatan itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY. Zainal Abidin, memberikan keterangan, kejahatan tindak pidana narkoba merupakan salah satu potensi “gangguan kamtibmas” di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Baca juga:  Polres dan Pokdar Sinergitas Edukasi Prokes Covid-19 di Kota Sukabumi

“Oleh karena itu, marilah, ini menjadi tanggung jawab bersama, untuk melakukan penanganan dalam hal ini. Keberadaan lembaga ashefa ini sebagai salah satu pusat rehabilitasi dan kemudian kita dukung,” ucap Zainal.

Menurut Zainal, dalam hal ini, penanganannya tidak hanya mengedepankan kegiatan penegakan hukum saja. Akan tetapi juga harus melakukan kegiatan-kegiatan pembinaan terhadap para pengguna yang mana mereka benar-benar posisinya sebagai pengguna. Tentunya tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung sebagai pengedar.

Kata Zainal, jadi hal seperti ini yang dibutuhkan. Dukungan dari seluruh komponen masyarakat untuk kemudian bersama-sama memberikan kontribusinya berpartisipasi aktif dalam upaya penanganan narkoba dan obat terlarang itu.

Baca juga:  Warga Kota Sukabumi Rayakan Haul Tuan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

“Saya berikan apresiasi positif terhadap para pihak yang berikan supportnya terhadap pendirian lembaga ini. Ini sebagai salah satu wujud aktif masyarakat untuk bersama-sama dengan pemerintah, serta pihak Kepolisian kemudian BNNK untuk terus berupaya memberantas peredaran narkotika dan obat terlarang,” tegas Zainal.

Dalam kesempatan ini Kapolres Sukabumi Kota sangat mengapresiasi acara Grand Opening tersebut. Kegiatan berjalan dengan lancar, kondusif serta mematuhi protokol kesehatan.

 

 

Redaksi: Lingkarpena.id
Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan