Alun-alun Gado Bangkong Palabuhan Ratu Dipasangi Puluhan Spanduk, Begini Kata Camat

LINGKARPENA.ID | Alun alun Gado Bangkong yang berlokasi di jalan Kidang Kencana, Kelurahan/ Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi hingga saat ini masih dalam pengerjaan tahap akhir.

Namun, saat ini tiap sore hari dalam beberapa hari terakhir area alun alun gado bangkong tersebut nyaris dipadati para pengunjung ataupun masyarakat.

Mengantisipasi agar situasi kamtibmas aman dan kondusif serta proses pengerjaan tidak terganggu, Camat Palabuhanratu intruksikan jajaran yang tergabung dalam tim gabungan bersama Satpol PP, TNI, Polri, Karang Taruna, masyarakat setempat, serta unsur terkait lainnya lakukan pemasangan spanduk himbauan.

Baca juga:  Berniat Urus Surat Cerai, Janda Muda Asal Pabuaran Sukabumi Nyaris jadi Korban Pungli Oknum KUA

Tujuan pemasangan spanduk tersebut agar masyarakat tidak masuk area proyek pembangunan alun-alun gado bangkong.

Menurut Ali Iskandar, pemasangan spanduk himbauan perlu dilakukan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama pembangunan alun alun gado bangkong berlangsung. Dimana hingga saat ini prosesnya hampir selesai.

“Perlu diketahui, pembangunan belum mencapai 100% keadaannya. Belum terjadi serah terima ke provinsi, belum dilimpahkan ke Kabupaten, belum ada kegiatan pemeliharaan,” ungkap Ali.

Baca juga:  Wabup Buka Seminar Nasional Penanganan Stunting

“Maka, oleh karena itu, kita harus menunggu sampai tahapan selesai dengan sukses, dan kemudian warga masyarakat bisa menikmati areal Gado Bangkong dengan sempurna,” ucapnya.

Ali menambahkan terdapat empat poin himbauan dari hasil musyawarah yang telah dilaksanakan, hal itu melihat perusahaan yang masih melakukan perbaikan, sehingga perlu dilakukan pemagaran ulang pada area pembangunan alun-alun.

Kemudian perlu pemasangan spanduk himbauan dan telah disediakan sebanyak 20 buah, selanjutnya perlu menempatkan personel untuk melaksanakan pengamanan di area proyek.

Baca juga:  Inilah Kondisi TPT Longsor di Kecamatan Cisolok

“Yang terakhir tidak dibenarkan adanya kendaraan parkir di bahu jalan depan alun-alun Gado Bangkong,” jelasnya.

Ali berharap, upaya upaya tersebut menjadi yang berhasil, tentunya dengan pemantauan setiap hari sebagai bahan evaluasi, dan Ia meminta semua pihak untuk dapat mengawasi hasil kesepakatan yang telah ditetapkan tersebut.

“Jadi, bagi masyarakat yang ingin mengunjungi alun-alun Gado Bangkong, area tersebut akan ditutup sementara. Kami memohon kebersamaan dan kerjasama dari masyarakat untuk bersabar,” tegasnya.

Pos terkait