Bahas KUA PPAS Perubahan 2023, Ketua DPRD Minta Pemda Sukabumi Prioritaskan Dampak Elnino

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media usai rapat paripurna pembahasan KUA PPAS anggaran 2023.| Ndie

LINGKARPENA.ID | Bahas KUA PPAS perubahan 2023, ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara minta pemda dalam penggunaan anggaran prirotas penanganan dampak kekeringan.

Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) merupakan dokumen penting dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Hal itu diungkapkan Yudha seusai memimpin rapat paripurna DPRD bersama pemerimtah daerah yang dihadiri wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri, Sekretaris Daerah Ade Suryaman serta para perangkat daerah, Jumat, (8/9/23).

“Hari ini rapat paripurna, persetujuan kesepakatan KUA PPAS perubahan. Tadi sudah di tanda tangani di sepakati bersama, selanjutnya ditindak lanjuti dengan agenda kerja di tiap tiap komisi beserta dengan para prangkat daerah,” ungkap Yudha.

Baca juga:  Kunjungi PCNU Kabupaten Sukabumi, Gus AMI: Kader NU dan Banom Harus Produktif

Dijelaskan Yudha, persetujuan kesepakatan KUA PPAS perubahan tahun anggaran 2023 hasil mekanisme dari rangkai rapat yang telah dilaksanakan DPRD dengan badan anggaran serta perangkat daerah.

“Badan anggaran meminta kepada pemerintah daerah untuk merencanakan kemungkinan ke keringan yang ada di kabupaten Sukabumi. Perlu adanya pembangunan pembangunan, pembentukan air bersih, harus bikin sumur sumur artesis di daerah daerah yang sudah merasakan kekeringan,” jelasnya.

Baca juga:  Gerak Cepat PLN Siaga Kelistrikan Pemilu di Tengah Banjir

“Dengan adanya perubahan cuaca, adanya elnino dan lain lain harus dipersiapkan oleh pemerintah daerah jangan sampai daerah kita ini kekeringan,” imbuhnya.

Pasalnya, kata Yudha lagi dampak dari adanya kekeringan akan sulit air bersih akan sulit dan masyarakat akan ikut terganggu, dan juga akibat kekurangan air ketahanan panganp akan terkena imbas.

“Ini juga harus menjadi pikiran. Jadi perubahan ini harus betul betul kehadiran anggaran untuk prioritas tentang hal hal yang krusial, salah satunya kemungkinan kekeringan tadi,” bebernya.

Baca juga:  Rapat Paripurna DPRD Anggaran Perubahan 2023 Bupati Sampaikan Nota Pengantar

Lanjut Yudha, dalam rapat paripurna juga di bahas di badan anggaran dan sudah di sepakati agar pemerintah daerah mempus penyerapan anggaran di tiap tiap organisasi perangkat daerah.

“Karena sudah di anggarkan di 2023 ini penyerapan anggarannya harus dimaksimalkan karena masyarakat butuh hasil,” ucapnya.

“Jadi kita terus mengawal ini supaya dengan tukpoksi DPRD dan juga dianggaran perubahan ini kitapun berharap anggaran ini sesuai dengan yang diharapkan,” tandasnya.

Pos terkait