Bupati Sukabumi Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Cisolok, Pastikan Penanganan Cepat dan Terpadu

LINGKARPENA.ID | Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, turun langsung meninjau wilayah terdampak banjir bandang di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (28/10/2025). Dalam agenda lapangan tersebut, Bupati didampingi unsur Forkopimda dan Camat Cisolok guna memastikan langkah penanganan berjalan optimal.

 

Sejumlah titik terdampak yang menjadi fokus kunjungan di antaranya Kampung Cisolok RT 03 RW 02 yang jembatannya terputus, Kampung Cigoler RT 03 RW 03, Kampung Cikukulu RT 03 RW 04 Desa Cisolok, serta beberapa lokasi di Desa Cikahuripan, seperti Kampung Tugu, Gembol, dan Cilengo.

Baca juga:  TMMD ke 119 Tahun 2024 Kodim 0607 Kota Sukabumi Dibuka

 

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah segera mengambil langkah tindak lanjut terhadap kerusakan yang terjadi.

 

“Kalau dibiarkan terlalu lama, kasihan warga. Saat ini tim sudah melakukan asesmen di dua desa, Cisolok dan Cikahuripan. Berdasarkan data awal, sekitar 500 kepala keluarga terdampak,” ujar Bupati.

 

Ia menegaskan, penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Karena sebagian wilayah sungai yang memicu banjir berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, maka koordinasi lintas lembaga menjadi hal yang mutlak.

Baca juga:  Komunitas Anak Rantau Singkawang Kalbar, Peduli Gempa Cianjur

 

“Sungai yang meluap ini kewenangannya ada di provinsi, jadi perlu kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan Pemprov Jawa Barat agar penanganannya efektif,” jelasnya.

 

Selain permukiman, banjir juga merusak fasilitas umum seperti sekolah, kantor desa, serta sejumlah rumah warga. Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun telah menyiapkan dapur darurat bagi masyarakat terdampak.

Baca juga:  KFFI Sukabumi Gelar Acara Turnamen Offline dan Berbagi Takjil

 

Menutup kunjungan lapangannya, Bupati mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.

 

“Kami imbau masyarakat untuk tetap hati-hati dan mencari tempat aman jika curah hujan kembali tinggi,” pungkasnya.

Pos terkait