LINGKARPENA.ID – Kodim 0607 Kota Sukabumi melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) guna melakukan sosialisasi penerimaan prajurit TNI AD khusus santri. Kegiatan tersebut digelar di Ponpes modern Alma’tuq, Jalan Situ Gunung, Km 3 Desa Gunung Jaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (17/01/2022) kemarin.
Dandim 0607/Kota Sukabumi Letnan Kolonel Infanteri Dedy Ariyanto, dalam memberikan sosialisasinya secara langsung kepada para santri di pontren modern Alma’tuq itu. Sosialisasi di ikuti sekitar 70 santri kelas 13 (kelas masa pengabdian) dan tenaga pengajar pontren alma’tuq.
Kepada para santri, Dandim menyampaikan, pada prinsipnya prajurit mendapatkan tugas yang mulia dari negara. Sejarah prajurit kita beda dengan negara lain. Prajurit kita berawal dari rakyat yang salah satu bagiannya adalah santri.
Menurut Dandim, “Sangat beruntung kalian belajar dengan guru yang memiliki sanad. Saat ini masalah ideologi dan agama sudah mulai tajam. Mari kita jaga NKRI ini agar aman dan tentram. Kita lindungi ideologi negara ini agar aman sejahtera dan tentram. Kalian para santri yang memenuhi syarat bisa bergabung menjadi TNI-AD,” ajaknya.
Sementara itu, Dr. Ade Hermansyah LC sebagai Mudir AM Pontren Alma’tuk menyampaikan, menurutnya pontren ini bernama pontren yatim Alma’tuq. Namun, sekarang berganti nama pontren Almatuq. Pendidikan ini setelah 25 tahun memiliki lambaga TK, SD, MTs dan Aliyah serta pontren tahzfiz putra putri. Saat ini jumlah siswa Almatuq ada sebanyak 1.870 siswa dan 470 tenaga pengajar.
Dikatakan Ade, alumni dari Alma’tuq banyak yang meneruskan pendidikan ke Madinah Mekah dan Negara Timur tengah lainya. Namun saat ini belum ada santri yang menjadi tentara. Harusnya ada santri yang jadi tentara. Karena tentara pun bagian dari cinta tanah air.
“Saya mendukung ada santri yang menjadi tentara, agar menjadi tentara yang nyantri. Kedatangan Dandim memberikan kita kebahagiaan dan semoga terjalin hubungan yang erat dan saling menguntungkan,” pungkasnya.(**)






