LINGKARPENA.ID | Anggota Komisi I DPR RI yang membidangi Pertahanan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Dr. Desy Ratnasari, M.Si., M.Psi., melaksanakan kunjungan kerja ke Desa Wisata Hanjeli, Kampung Cekdam, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan WaluranKabupaten Sukabumi, pada Jumat (11/7/2025).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh kurang lebih 50 orang dan berlangsung hingga selesai dengan suasana penuh keakraban.
Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka silaturahmi dan cek titik lokasi instalasi internet, dimana Dr Desy Ratnasari sebagai anggota Komisi 1 DPR RI bidang pertahanan bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital ( Komdigi) dalam rangka mendukung ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan Nasional melalui pemanfaatan teknologi mknunikasi dan informatika,
Selain Desy Ratnasari, hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Kementrian Komunikasi dan Digital yang diwakili Putri, Formopimcam Waluran, Kepala Desa Waluran Mandiri Heli Sugriwa, Owner Desa Wisata Hanjeli Asep Hidayat, Relawan Bandera (Baraya Teh Desy) dan
Para penggiat wisata Desa Hanjeli.
Disampaiakan Desy Ratnasary, bahwa dirinya berkunjung ke Desa Wisata Hanjeli untuk bersilaturahmi, sekaligus
menyerahkan bantuan berupa fasilitas internet program pemerintah dari Komdigi.
“Saya sangat bangga bisa datang kesini untuk langsung melihat kinerja bapak dan ibu dalam memajukan desa wisata. Peningkatan komoditi Hanjeli ini sebagai pengganti nasi dan tentunya ini dalam rangka mendukung swasembada pangan Nasional,” ujarnya.
Desy berharap pemasaran Desa Wisata Hanjeli kembali ditingkatkan melalui internet dibeberapa platform baik Tiktok atau platform lainnya. Hal ini untuk lebih memberikan pemahaman sehingha akan meningkatkan rasa ketertarikan dan penasaran bagi para Wisatawan.
“Saya merasa senang ketika ada Anak anak muda yang mau berpikir untuk orang lain, karena sebaik baiknya manusia adalah yang dapat bermanfaat bagi orang lain,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Putri mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan survey dan ferivikasi lokasi. Dan Wisata Hanjeli dinyatakan layak sebagai penerima manfaat layanan internet. Titik pemasangan internet, kata Putri, akan dilakukan didua lokasi yaitu di Rumah Hanjeli dan di Aula Hanjeli sebagai akses umum tanpa pasword.
“Setelah hasil survai ini akan kami laporkan kepada pimpinan untuk segera dipasangkan. Dan setelah proses verifikasi paling lama 1 atau 2 Minggu dapat direalisasikan untuk pemakaiannya,” terang Putri.
Kegiatan diahiri dengan melakukan peninjauan ke Rumah Hanjeli, disana Desy Ratnasari dan rombongan meninjaun langsunhncara pengolahan atau menumbuk Hanjeli.






