Dinas Pendidikan Sukabumi Gelar Sosialisasi Pengembangan Kompetensi Wakasek Kurikulum dan Pemanfaatan Rapor Pendidikan Jenjang SMP

FOTO: Sosialisasi Pengembangan Kompetensi Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum dan Sosialisasi Pemanfaatan Rapor Pendidikan dalam rangka Perencanaan Berbasis Data (PBD) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2025 Subrayon SMP Jampangkulon, Sabtu (18/10).| Dok: Jajang S

LINGKARPENA.ID | Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi melalui Subkoordinator Mutu PTK dan Kurikulum SMP menggelar kegiatan Sosialisasi Pengembangan Kompetensi Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum dan Sosialisasi Pemanfaatan Rapor Pendidikan dalam rangka Perencanaan Berbasis Data (PBD) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2025.

Untuk Subrayon Jampangkulon, kegiatan dilaksanakan di SMPN 1 Jampangkulon dan diikuti oleh 118 peserta, terdiri atas 59 kepala sekolah dan 59 wakil kepala sekolah bidang kurikulum.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Wakasek Kurikulum dalam memahami strategi pengembangan mutu pendidikan berbasis data, serta mendorong optimalisasi penggunaan Rapor Pendidikan sebagai instrumen evaluasi dan perencanaan sekolah.

Baca juga:  FTBI 2024 Tingkat Sub Rayon Jampangkulon Usai Digelar

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan berharap para kepala sekolah dan Wakasek Kurikulum dapat memperkuat pemahaman terkait penerapan Kurikulum Merdeka, peningkatan mutu pembelajaran, serta penggunaan data hasil rapor pendidikan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan di sekolah.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan setiap satuan pendidikan mampu merancang program peningkatan mutu yang berbasis data akurat dan relevan,” ujar Ketua Tim Kerja Mutu PTK dan Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Ateng Trisnadi.

Baca juga:  Puluhan Pelajar SMK Diamankan Polisi Diduga Hendak Tawuran, 18 Orang sudah DO

Ateng menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan berbagai informasi terbaru terkait implementasi kurikulum di satuan pendidikan, termasuk tindak lanjut dari bimbingan teknis Pembelajaran Mendalam (PM) yang sebelumnya dilaksanakan oleh Balai Guru Penggerak dan Tenaga Kependidikan (BPGTK).

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembaruan terkait pelaksanaan kegiatan kokurikuler beserta panduan penilaiannya yang telah diterbitkan secara nasional. Materi tersebut dikaji bersama dengan pengawas sekolah untuk memastikan implementasinya berjalan sesuai pedoman.

“Informasi terbaru tentang ruang lingkup kurikulum perlu segera disampaikan kepada para guru. Karena itu, Wakasek Kurikulum menjadi ujung tombak penyebaran informasi di sekolah masing-masing,” ungkap Ateng.

Baca juga:  Hidrometeorologi di Kecamatan Nagrak, 35 KK Terisolir

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh delapan subrayon yang ada di Kabupaten Sukabumi. Setelah Jampangkulon, pelaksanaan berikutnya dijadwalkan di Subrayon Sagaranten yang digabung dengan Sukaraja, dan seterusnya hingga seluruh rayon mengikuti kegiatan tersebut.

Dengan terselenggaranya kegiatan sosialisasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi berharap seluruh sekolah dapat berkolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berdaya saing, sesuai arah kebijakan nasional di bidang pendidikan.

Pos terkait