Lingkarpena.id, SUKABUMI KOTA – DPC GMNI Sukabumi Raya menyoroti kondisi pembangunan Tempat Pembuangan Akhir TPA Cikundul Kota Sukabumi. Pembangunan TPA kondisinya masih memprihatinkan sampai hari ini terkesan mangkrak.
Seperti diketahui bersama, saat ini TPA Cikundul sedang di bangun dengan menggunakan anggaran langsung dari kementrian PUPR. Pembangunan dengan jumlah anggaran yang cukup besar sekitar 13 miliar anggaran APBN tahun 2020. Semula, pembangunan di targetkan rampung pada bulan Mei 2021 tahun ini.
Menurut kadis Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, bulan Juli 2021 di targetkan serah terima dari Kementrian ke Pemkot Sukabumi. Namun, sampai detik ini pembangunan belum kunjung juga rampung.
“Kadis DLH bilang, pembangunan bulan juli kemarin pembangunan TPA sudah diserahterimakan oleh kementerian. Tapi, hingga detik ini pembangunan terkesan mangkrak. Ada apa dengan pembangunan TPA Cikundul?” tanya Anggi Fauzi, soal pembangunan TPA Cikundul itu.
Pembangunan TPA dengan anggaran APBN yang digelontorkan begitu besar dari pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR. Namun, pembangunan sampai hari ini belum selesai, sehingga tidak bisa digunakan. Padahal target dari pemerintah sendiri pembangunan TPA Cikundul ini nantinya menjadi pengelolaan sampah yang akan menggunakan sistem ‘Sanitary Landfill’.
“Pembangunan TPA rencananya memakai sistem membuang dan menumpuk lalu menimbun dengan tanah. Dan itu dibangun dengan melakukan pelapisan lahan pembuangan (sel aktif),” jelas Anggi.






