LINGKARPENA.ID | Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi terus mendorong peran aktif laki-laki dalam mendukung keberhasilan program Keluarga Berencana (KB). Salah satunya lewat kegiatan pembinaan Paguyuban KB Pria yang digelar di Aula Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, Kamis (3/7/2025).
Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menegaskan pentingnya keterlibatan pria dalam perencanaan keluarga, termasuk pencegahan stunting.
“KB bukan hanya urusan perempuan. Pria juga punya peran besar dalam keberhasilan program KB dan pembangunan keluarga,” ujar Uus kepada wartawan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Surade dibekali pengetahuan serta keterampilan agar bisa menjadi mitra aktif dalam membangun keluarga kecil, bahagia, dan sejahtera. Kegiatan juga diisi dengan diskusi, berbagi pengalaman, serta edukasi terkait metode kontrasepsi pria seperti vasektomi (MOP) dan kondom.
Namun demikian, Uus mengungkapkan bahwa keterlibatan pria dalam penggunaan alat kontrasepsi masih sangat rendah.
“Dari total 71,5 persen peserta KB, hanya sekitar 3 persen pria yang menggunakan MOP atau kondom. Angka ini menunjukkan keterlibatan pria masih sangat minim dalam program KB,” tambahnya.
Uus berharap, lewat pembinaan Paguyuban KB Pria ini, akan lahir agen-agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat dan mendorong kesadaran kolektif bahwa perencanaan keluarga adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya perempuan.
Reporter : Rijal
Redaktur : Redaksi






