LINGKARPENA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya resmi menetapkan Bupati Bogor Ade Yasin bersama 7 orang lainnya sebagai tersangka. Dalam 20 hari ke depan mereka akan ditahan KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam gelar penetapan tersangka oleh KPK sekitar pukul 01.50 WIB, Kamis (28/04/) di Jakarta, terlihat Ade Yasin mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dengan tangan diborgol. Ade berjalan menuju ruangan konferensi pers untuk diumumkan status tersangkanya.
Ade Yasin kena OTT bersama beberapa pihak dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat. KPK menduga Ade Yasin melakukan tindak pidana korupsi dan penerimaan suap terkait pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor.
Plt. Juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan, operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Bogor tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap.
“Diduga AY ini menerima suap dari beberapa rekanan yang melaksanakan pekerjaan dan Kepala SKPD. Uang yang didapat AY, digunakan untuk mengkondisikan hasil audit LKPD Pemkab Bogor tahun anggaran 2021,” demikian keterangan resmi KPK RI.






