LINGKARPENA.ID | Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi sudah merencanakan Tiga pembangunan Jembatan di jalur Lingkar Utara hingga Tahun 2024 mendatang.
Pembangunan jalan lingkar utara dan tiga jembatan diharapkan berdampak positif pada perkembangan agrobisnis dan agrowisata di Kabupaten Sukabumi.
Sebagaimana diketahui jalan lingkar utara yang akan melintasi sebagian perkebunan PTPN VIII akan memikat bagi penguna jalan. Selain menyajikan pemandangan dan ke indahan alam sepanjang perjalanan penguna jalan bak melintasi jalan puncak ke 2 di Jawa Barat.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi Asep Japar mengatakan, tiga jembatan tersebut nantinya akan menghubungkan jalan lingkar utara, Kadudampit dan Sukalarang sepanjang 25,4 kilometer.
“Titik ketiga jembatan ini Pertama, jembatan box culvert yang melintasi sungai Cinumpang dengan panjang 22 meter lebar 2,5 meter, Kedua Jembatan Cilebaksiuh panjang 20 meter lebar 7 meter dan Ketiga Jembatan Pasirtugu panjang 20 meter dan lebar 20 meter,” jelas Asjap kepada LingkarPena.id. Senin (10/4/23).
Selain itu, lanjut Babeh Asjap sapaan akrabnya menuturkan, pembangunan jalan tersebut dibangun secara berkala dan tidak sekaligus karena berkaitan dengan anggaran.
“In sya Allah kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan impian warga Sukabumi memiliki jalur alternatif. Ya supaya bisa menghindari kemaacetan di jalan utama Sukabumi-Baogor. Namun, jelas kami harus meminta tambahan anggaran dari pusat maupun provinsi,” tuturnya.
Lanjut Babeh Asjap menambahkan, “Ya mudah-mudahan pembagunan bisa selesai pada tahun 2024. Nanti setelah terbangun jalan lingkar Utara masyarakat akan merasakan dampak besar dari pembagunan tersebut,” tutupnya.






