Jejak Kejayaan Padjadjaran di Kuta Maneuh Gunungguruh Sukabumi, Jadi Magnet Wisata Budaya Sunda

Lokasi menuju Goa Kuta Maneuh dan salah satu keturunan Syekh Ahmad Gunung Masigit, Heni Mulyani.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Kampung Kuta Maneuh, adalah salah satu magnet wisata jejak kejayaan Kerajaan Padjadjaran yang terletak di Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Tempat itu merupakan salah satu kompleks Niaga pada jamannya.

Pengertian dari kata “Kuta” dalam bahasa Indonesia artinya tempat berlindung atau berkubu. Dan “Maneuh” artinya meposisikan tempat pada tempatnya.

Baca juga:  Ini Tiga Kunci Transformasi Digital Kata Bupati

Di Kuta Maneuh tersebut terdapat Goa Empat mata air, atau “Cai Kabuyutan” yang dikeramatkan. Di antaranya Cai Kahuripan, Cai Kajayaan, Sumur Tujuh dan Ciburial yang tak pernah kering walaupun di musim kemarau.

Diketahui, pada saat pemilihan untuk sumber mata air yang dipilih untuk dibawa ke Ibu Kota Nusantara IKN Kalimantan Timur, Tanah Paser, salah satunya adalah mata air yang diambil dari Goa Kuta Maneuh.

Pos terkait