Jembatan di Sukabumi Dipasangi Police Line

Petugas pasang garis police line pada sebuah jembatan di Kecamatan Parakansalak Kabupaten Sukabumi.| Foto: Istimewa

LINGKARPENA.ID | Kepolisian Sektor Parakansalak Polres Sukabumi terpaksa memasang police line pada sebuah jembatan di wilayah Kecamatan Parakansalak pada Jumat (9/12/22) bukan tanpa sebab dan alasan.

Pemasangan police line yang dilakukan sekitar pukul 16:30 WIB tersebut tepatnya di Jalan Desa Kampung Lebaksiuh RT 17/06 Desa Sukarame, Kecamatan Parakansalak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun melalui petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Parakansalak Jujun Juaeni, melalui Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Sukabumi menjelaskan, Jalan Desa tersebut mengalami longsor. Sehingga untuk menghindari kecelakaan meminta bantuan pihak Kepolisian untuk memasang police line di lokasi jembatan tersebut.

Baca juga:  Putri Otonomi Daerah 2025, Tessa Yasmin Shopia: Wakili Sukabumi ke Tingkat Nasional

“Kami bersama unsur Muspika Kecamatan Parakansalak langsung melakukan asessment ke lokasi. Dan sebagai antisipasi kecelakaan di titik jembatan dipasang garis police line agar tidak ada kendaraan yang memaksa masuk,” jelas Jujun dalam laporannya.

Menurut Jujun, lokasi jalan desa yang mengalami longsor di Kampung Lebaksiuh dengan ukuran panjang 12 meter lebar 1,5 meter dan tinggi 10 meter tersebut tidak bisa di lalui oleh kendaraan roda dua maupun empat.

Baca juga:  Longsor 15 Meter di Gegerbitung Ancam Masjid dan Rumah Warga

“Untuk sementara kendaraan roda dua dan empat tidak bisa lewat. Makanya di pasang garis police line. Kendaraan sementara dialihkan ke jalan alternatif,” terang petugas BPBD Kecamatan Parakansalak itu.

Akibat bencana longsor itu selain berdampak pada lingkungan juga perekonomian warga menjadi terganggu karena terhambat aktivitas. Warga harus memutar haluan mengunakan jalan alternatif dengan pengeluaran biaya transportasi bertambah.

Baca juga:  Pencuri Gondol 9 Besi Pelat Milik PU Kabupaten Sukabumi, Ini Lho Harga Satuannya

“Longsor juga mengancam 5 rumah warga setempat. Kami imbau warga disekitar lokasi untuk tetap waspada mengingat cuaca masih ekstrem, terutama saat turun hujan warga mesti berhati-hati,” pungkasnya.

Pos terkait