Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra: Tugas Adalah Anugerah

Inilah sosok Kapolsek Surade yang baru, Iptu Ade Hendra.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Mengenal sosok Iptu Ade Hendra, yang baru dua pekan menjabat sebagai Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Surade, Polres Sukabumi, Polda Jawa Barat.

Meski tergolong baru hitungan hari, perwira polisi yang sebelumnya malang melintang di Satuan Polantas Polwiltabes Bandung ini, mengaku memiliki pengalaman menarik, dimana Polantas kerap bersentuhan dengan pelanggar lalu lintas.

Perwira yang pernah mengabdi di bagian Hubungan Masyarakat ( Humas ) dan malang melintang selama 27 tahun di satuan Polisi Lalu lintas ( Polantas ) ini mengaku, dimanapun ditugaskan Polisi sebagai abdi negara dan pengayom masyarakat harus siap.

Baca juga:  Kisah Penjual Gemol Kue Onde Darlung, Usia Renta Tetap Semangat Demi Hasilkan Uang

“Diposisi apapun seorang polisi itu harus siap. Saya pernah dikwsatuan polantas selama 27 tahun. Ada pendapat Kalau Polantas itu dibenci, jelas salah. Sebab yang membenci polisi itu hanya mereka pelanggar hukum. Kalau kita menjalankan hukum yang sebenar benarnya ga perlu membenci polisi,” papar Ade.

Ditemui lingkarpena.id diruang kerjanya, Selasa ( 7/5/2024 ), mantan Polantas ini mengaku mendapatkan tugas di Polsek Surade ibarat burung bangau terbang dan kembali.

“Saya mendapatkan tugas di Polsek Surade ibarat burung bangau terbang, pasti akan pulang. Saya tidak menduga kalau saya bisa kembali ke Surade dalam kedinasan,” tutur Kapolsek Ade Hendra.

Baca juga:  Pemkab Sukabumi Berduka: Sekretaris DKUKM Ina Sri Inayati S Tutup Usia

Perwira Polisi berusia 52 tahun ini terlahir dari seorang tokoh masyarakat di Kampung Cihaur, Desa Bojongsari, Kecamatan JampangKulon, Kabupaten Sukabumi. Ia anak bungsu dari empat bersaudara.

Keempat saudaranya tercatat sebagai abdi negara, kakak sulung berkarier di Kepolisian, kedua sebagai anggota TNI, kakak ketiganya mengabdi sebagai tenaga pengajar.

Semasa muda Ade Hendra mengaku ada tiga kegiatan yang menjadi kegemarannya, pertama pencinta alam, sepeda gunung dan memancing.

Baca juga:  Korban Begal Motor di Kota Sukabumi Apresiasi Kinerja Polri di Medsos

Dari tiga kegemarannya itu, semenjak menikahi gadis bernama Elin Yuliani pada 1995, hanya kegiatan pencinta alam lah yang membekas dikehidupan sehari hari.

“Dulu saya anggota pencinta alam. Naik gunung menjadi bagian hidup saya. Tapi sejak menikah semuanya saya tinggalkan,” kenang Kapolsek yang kini punya dua cucu dan dua anak ini.

Sejak kehadirannya menggantikan Kapolsek Asep Sundana, Iptu Ade Hendra begitu diterima masyarakat Kecamatan Surade.

“Beliau sangat terbuka dengan wartawan. Ini angin segar buat media,” tutur Dicky wartawan Bhuser bhayangkara.

Pos terkait