LINGKARPENA.ID | Komunitas Kijang Pajampangan adakan acara Buka bersama ( bukber ) dan pembagian takjil kepada masyarakat pengguna jalan ruas Surade – Pasiripis. Acara digelar di Kedai Lesehan Cimaja, Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 23 Maret 2024.
Humas Komunitas Kijang Pajampangan (KKP) Dansek menuturkan, Komunitas Kijang Pajampangan adalah wadah para pecinta kendaraan jenis kijang yang ada di Wilayah Pajampangan.
Katanya, Komunitas ini sebelumnya termasuk dalam wadah dan kepengurusan yang ada di kotamadya Sukabumi. Belakangan, karena wilayah Selatan atau Pajampangan cukup luas, maka layak untuk dibentuk kepengurusan, artinya memisahkan diri dari Kotamadya.
“Induk pengurus sangat menyambut positip rencana pembentukan kepengurusan di Pajampangan,” ungkap Dansek kepada Lingkar Pena.id Sabtu (23/3/24)..
Diketahui, Komunitas Kijang Pajampangan (KKP) baru satu tahun dibentuk. Awalnya komunitas ini merupakan bagian dari kepengurusan di Kotamadya Sukabumi.
Seiring berjalannya waktu, dan luas wilayah Selatan Sukabumi yang potensi, maka berdirilah kepengurusan secara terpisah dari induknya.
Meskipun baru setahun, namun kiprah komunitas Kijang Pajampangan mampu mensejajarkan diri dengan komunitas lainnya yang ada di Sukabumi.
Intinya di bulan suci ramadhan 1445 H ini, guna mempererat tali silaturahmi sesama anggota dan untuk menanamkan rasa cinta sesama, digelarlah acara buka bersama dan berbagi takjil untuk warga Kecamatan Surade.
“Kalau kepengurusan sudah terbentuk, hanya saja sambil berjalan kita lagi persiapan pengukuhan dan pelantikan,” pungkas Dansek.
Berikut susunan Pengurus Komunitas Kijang Pajampangan, Ketua Agus Iskandar, Sekretaris Aris Hermawan, Bendahara Dini, Humas Dansek.






