Lapang Aset Desa Sudajaya Girang Sukabumi Beralih Kepemilikan, Pemdes: Kami akan Bersurat ke Presiden Jokowi

LINGKARPENA.ID – Surat Pelepasan Hak (SPH) dari Direktur PT. Surya Petani yang memberikan penyisihan lahan pada tanggal 13 Agustus 1993 lalu untuk sarana olah raga seluas 1 hektar, berubah kepemilikan. Hal itu dengan keluarnya sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) belum lama ini.

Hal ini menjadi catatan bagi warga masyarakat dan Pemerintah Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi Kabupaten Sukabumi. Meski sudah tercatat di aset desa namun muncul permasalahan baru yang perlu di garis bawahi dan menjadi catatan penting.

Baca juga:  AKBP Dedy Didaulat Membacakan Teks Pancasila Pada Upacara Peringatan HUT RI Ke 77 Kab Sukabumi

Disinyalir, hal ini terjadi karena adanya sindikat mafia tanah, yang dengan sengaja memanipulasi data. Dimungkinkan kuat oknum tersebut mengatasnamakan pejabat.

“Jelas ini berakibat dan menimbulkan kerugian negara. Hal ini perlu disikapi serius untuk penyelamatan aset negara dan hak atas warga masyarakat,” tegas Kepala Desa Sudajaya Girang, Edi Juarsah, kepada wartawan, Rabu (12/01/2022).

Pos terkait