LINGKARPENA.ID | Lagi lagi bencana alam terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Akibat hujan yang mengguyur di sebagian wilayah Kecamatan Curugkembar pada Minggu 17 November 2024, sekira 15.30 WIB, telah terjadi longsor dibeberapa titik, antara lain di Desa Tanjungsari, Mekartanjung dan Desa Curugkembar.
Longsor di Desa Tanjungsari terjadi di Kampung Sinarjaman RT 05/04 dan Kampung Tanjungsari RT 01/04. Akibat peristiwa itu akses jalan terganggu karena badan jalan tertimbun longsoran material.
“Longsor di Desa Mekartanjung terjadi di Kampung Pasirgede RT 01/03. Panjang longsoran 30 meter, tinggi 10 meter dan lebar 3 meter. Alhamdulilah kondisi jalan kembali normal setelah ditangani warga secara gotong royong,” ujar Suryana, P2BK Curugkembar.
Sementara di Desa Curugkembar, kata Suryana, terjadi pergerakan tanah, mengakibatkan jalan desa terputus, dan dua rumah warga milik Cecep dan milik Muplih mengalami rusak sedang.
“Jalan desa yang putus, panjang 50 meter, tinggi 25 meter, dan lebar sekitar 3 meter. Jalan yang putus tidak bisa di lewat kendaran roda empat. Dan aktivitas warga terganggu, termasuk anak sekolah,” tandas Suryana.
Mengatasi hal tersebut P2BK Kecamatan Curugkembar berkoordinasi bersama perangkat desa dan Kecamatan, Koramil,Polsek, Kasi Trantib, melakukan assesment ke lokasi kejadian.
“Saat ini kami membutuhkan beronjong dan batu. Alhamdulilah jalan Desa Tanjungsari sudah normal kembali. Sementara jalan di Desa Mekartanjung dan Desa Curugkembar belum dievakuasi,” pukas Suryana, Senin (18/11/2024).






