Oknum Guru di Sukabumi Dipolisikan, Begini Kronologisnya

FOTO: Keluarga korban (Siswa SD) di Palabuhanratu saat membuat laporan Polisi di Polres Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Seorang murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sukabumi menjadi korban penganiayaan oleh salah satu oknum guru olahraga berinisial TD.

Peristiwa tidak terpuji yang dilakukan oknum guru tersebut bermula, ketika para muridnya bermain bola. Kejadian berawal bola yang ditendang MPI (12) siswa itu mengenai kepala TD. Karena amarah tidak terbendung, TD sang oknum guru itu kemudian mencekik murid itu hingga berdarah.

MPI, murid yang tinggal di Kampung Tugu RT 07/05 Desa Cibodas, Kecamatan Palabuanratu, Kabupaten Sukabumi itu, menuturkan, jika ada pelajaran olah raga, guru berisial TD selalu membawa muridnya ke lapangan bola.

Baca juga:  Ini Penyebab SPBU Jalur Sukabumi Terbakar

Namun hari itu karena langapan digunakan warga menjemur cengkeh, para murid ahirnya bermain bola di dalam kelas. Saat main, bola yang ditendang MPI tak sengaja meluncur dan kena ke bagian kepala TD.

“Sewaktu saya ngambil bola di depan pak TD, saya langsung di cekik . Kuku pak TD kan panjang. Saya kena kukunya jadi berdarah. Saya juga dijambak,” ucapnya sambil mempraktekan saat dia di cekik.

Baca juga:  Bengkel Motor di Palabuhanratu Sukabumi Dilalap si Jago Merah

Selanjutnya, kata MPI, usai kejadian oknum guru berinisial TD ini langsung menghampiri MPI dan mengelus elus bagian leher MPI yang berdarah. Tetapi jelas TD gurunya itu tidak meminta maaf.

Sementara Kaka kedua korban Dede Irawan menambahkan, jika penganiayaan yang di terima adiknya sudah di laporkan ke pihak kepolisian untuk ditangani lebih lanjut.

“Kami sudah melaporkan kejadian yang menimpa adik kami ini ke Polres Sukabumi untuk ditindaklanjuti. Ya keluarga berharap kasus ini segera di tindak lanjuti,” tuturnya.

Baca juga:  Polisi Lakukan Olah TKP Lokasi Dugaan Korban Penganiayaan di Nyalindung

Saat di konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri membenarkan adanya laporan tersebut. Dan menurutnya kasus itu segera dilakukan penyelidikan.

“Ya, tadi siang ini kita telah menerima laporan dari orang tua murid yang mengalami tindak kekerasan. Kami sedang melakukan proses pemeriksaan dan membawa korban ke rumah sakit guna dilakukan visum. Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini,” singkat Kasat.

Pos terkait