Pembangunan Jembatan Disoal Warga, Ini Penjelasan Kades: Aktivis Muda Milenial Bogor Angkat Bicara

Terpisah, Kepala Desa Karacak, Saonah menyatakan, tidak jadi masalah jika memang yang diinginkan warga seperti itu, apalagi semua itu sudah dimusyawarahkan dengan pihak Pemdes.

“Kami sadar dengan kebutuhan masyarakat tentang fasilitas umum. Tapi kan, belum bisa dikerjain. Ini saja jalan lanjutannya lagi gotong-royong,” ucapnya.

Terkait jembatan belum bisa digunakan, lanjutnya, karena masih perlu waktu antara satu atau dua minggu lagi.

Baca juga:  Ketua MA: Resmi Kukuhkan PERPUGAMA di Bogor

“Ya, belum saya ijinkan dulu, masih butuh waktu. Namun untuk akses kendaraan motor telah saya buatkan jalan alternatif,” tandas Saonah.

Terpisah, Aktivis Ketua Umum Muda Milenial Kabupaten Bogor Muhamad Janwar menyampaikan, biar bagaimanapun kan walaupun fasilitas umum itu pembangunan jembatan sudah ada anggarannya, harus dong ketika menyapu rumah warga diperhatikan juga.

Baca juga:  Tangani Kasus, Dasep Rahman Hakim (DRH) Yakin Menang Verzet 

“Memang dari awal saya lihatnya, kalau tidak ditegur akan berleha-leha dalam membangun. Padahal itu sudah ada anggarannya. Saya hanya mengingatkan dan mendorong saja agar pembangunan itu cepat selesai,” ujarnya.

Pria yang biasa disapa Cawang itupun menambahkan, suatu resiko karena sudah dimasukkan, harusnya kan the time engineering designnya sudah dipersiapkan jauh jauh hari.

Baca juga:  Mayat Bayi Ditemukan Dalam Plastik, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Jadi tidak ada alasan apapun itu, Cawang pun mempertanyakan yang kerja tetap warga, tapi mulai swadaya baru kemarin,” tutupnya.(***)

 

 

 

 

 

Reporter: Lingkarpena.id

Redaktur: Akoy Khoerudin

Pos terkait