Pemdes Mekarjaya Konsen Tangani Mak Yati, Tim Kemensos RI Sambangi Rumahnya

Tim Kemensos RI didampingi unsur Forkopimcam Jampangkulon saat menyambangi gubuk reyot Mak Yati di Desa Mekarjaya, pada Sabtu (23/3/24) kemarin.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Hidup pilu yang dialami Mak Yati warga Kampung Ciledeg RT 01/01 Desa Mekarjaya, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, kini berbuah manis.

Setelah kisah hidupnya diberitakan Lingkar Pena pada 20 Maret 2024, kini kehidupan perempuan renta tak sepilu dulu.

Pada Sabtu, 23 Maret 2024 kemarin kata Camat Jampangkulon, Dading, Spd, Mak Yati disambangi tim dari Kemensos RI.

Hal itu juga dibenarkan Yudi selaku Tenaga Kesejahteraan Sosial Tingkat Kecamatan (TKSK) Jampangkulon. Menurut Yudi, pada hari Sabtu, 23 Maret 2024 lalu tim dari Kemensos didampingi unsur Forkopimcam dan Pemdes Mekarjaya mendatangi kediaman Mak Yati.

Baca juga:  Gandeng Komunitas Vespa, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan ke Pondok Pesantren di Palabuhanratu

Lebih lanjut Yudi menuturkan, selain memberikan paket sembako, tim juga membawa Mak Yati ke RSUD Jampangkulon terkait dengan kesehatannya.

“Alhamdulilah kami bisa bertemu dengan Mak Yati. Insyaallah ini akan kami tindaklanjuti untuk pembuatan proposal Rutilahu,” ungkapnya.

Selain akan ditindaklanjuti terkait kondisi rumahnya, kartu KKS milik Mak Yati yang sudah lama zonk akan diusul ulang untuk mendapatkan bansos BPNT. Bahkan, untuk kebutuhan makan meskipun Mak Yati tidak masuk di daftar penerima akan diusahakan untuk menjadi KPM.

Baca juga:  Kapolsek Cikole Bersama BPBD Kota Sukabumi Tinjau Rumah Ambruk Milik Warga Kebonjati
Tim saat membawa Mak Yati di RSUD Jampangkulon.| ist

Lebih lanjut kata Yudi, saat asesment ke rumah sakit turut pula didampingi oleh Kepala Desa Mekarjaya, puskesos, dan Kadus.

Sementara Kepala Desa Mekarjaya, Dahlan Sundiawan, Spd menuturkan, pada Kamis 21 Maret 2024 pihaknya bersama Kapolsek Jampangkulon mendatangi kediaman Mak Yati untuk menindak lanjuti penangannya.

“Alhamdulilah pak Kapolsek juga memberikan bingkisan dan uang kepada Mak Yati. Dan saat itu kami merencanakan untuk merehab rumah Mak Yati secara swadaya,” ungkapnya.

Baca juga:  Petugas Gabungan Tutup Tambang Emas Ilegal di Sukabumi

Rencana itu urung dilaksanakan karena pada Sabtu (23/3/2024) datang Tim dari kementerian sosial dan menyatakan kesiapannya untuk merehab rumah Mak Yati.

“Saya atas nama warga desa Mekarjaya mengucapkan terima kasih kepada Lingkar pena,” pungkas Dahlan.

Pos terkait