LINGKARPENA.ID | Nasib naas menimpa Apang Sugandi (48) warga Kampung Sukatani RT 02/01, Desa Sukatani, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Apang harus merenggang nyawa, saat sebuah pohon jati yang dipotongnya, menimpa dirinya.
Kapolsek Surade Polres Sukabumi, Iptu Ade Hendra, S.Pd, dalam keterangan tertulisnya menuturkan, peristiwa naas itu terjadi pada hari Senin (7/10), saat korban melakukan penebangan kayu jenjeng yang ada di lahan Kampung Batu Bokor, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi.
“Kejadiannya terjadi pada pukul 16.00 WIB. Saat korban melakukan penebangan pohon jenjeng. Korban tertimpa pohon pada bagian kepala sebelah kanan. Akibatnya ia menderita luka memar dan patah tulang pada bagian punggung, ” jelas Iptu Ade Hendra.

Karena luka cukup serius korban dilarikan ke RSUD Jampangkulon untuk mendapat perawatan medis. Setelah dua hari di rawat, dan tidak ada perkembangan membaik, ahirnya pada Rabu (9/10) korban dibawa pulang keluarganya. Namun dalam perjalanan korban menghembuskan napas terahir.
Informasi didapat, pada Senin (07/10 ) Saat di lokasi, korban sudah berhasil menebang beberapa pohon jenjeng. Namun saat menebang pohon berikutnya, pohon tersebut tidak langsung tumbang karena tersangkut pada pohon lainnya.
Karena tidak langsung tumbang, korban membiarkannya dan lalu menebang pohon jenjeng lainnya. Pada saat melakukan penebangan tiba tiba pohon jenjeng yang tersangkut itu jatuh dan menimpa korban.
“Saya mengenal pribadi korban. Ia orang baik dan sangat mahir melakukan penebangan pohon,” ujar H. Sodin rekan korban.
Agar tidak muncul anggapan yang salah, meski keluarga korban menyadari ini murni kecelakaan, Kapolsek Surade Iptu Ade Hendra, S.Pd, melakukan deteksi dini dan melakukan pengembangan situasi untuk menjaga terciptanya siskamtibmas yang kondusif. Korban oleh keluarganya sudah dimakamkan.






