Pokdarwis, Bumdes dan Karang Taruna Desa Buniwangi Lakukan Penghijauan di Pesisir Minajaya

FOTO: Aksi peduli lingkungan yang ditunjukkan Pokdarwis, Bumdes dan Karang Taruna Desa Buniwangi Kecamatan Surade, Minggu (8/6/25).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Pokdarwis Minajaya, BumDes, dan Karang Taruna Desa Buniwangi, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi melakukan penanaman 300 pohon pandan laut (Pandanus Odorifer) dan 20 pohon butun (Baringtonia Asiatica) di jalur sabuk hijau (greenbelt) Pantai Minajaya, pada Minggu (8/6/2025).

 

Kegiatan penanaman dilaksanakan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap 5 Juni. Dan penghijaunan di area greenbelt berguna untuk meminimalisir terjadinya erosi. Dengan adanya kegiatan konservasi ini tentunya juga akan menjaga ketersediaan air tanah serta akan meningkatkan kualitas udara.

 

Diungkapkan Dedi Kurniadi, salah seorang pengurus Kelompok Sadar Wisata ( Pokdarwis) Minajaya, bahwa pohon Butun sengaja dipilih untuk ditanam di area greenbelt karena memiliki beberapa keunggulan.

Baca juga:  TMMD ke-124 Kodim 0607 Kota Sukabumi, Warga: "Air Bersih Sangat Penting Bagi Kami"

 

“Kami sengaja memilih pohon butun karena memiliki banyak manfaat, bisa mencegah abrasi, menjaga habitat biota laut, dan memberi nilai estetika. Pohon butun juga memiliki akar yang kuat dan tahan terhadap angin serta badai, sehingga dapat berfungsi sebagai penahan angin dan badai, serta mengurangi dampak tsunami,” ujarnya.

 

Selain itu, sambung dia, akar pohon butun yang kuat dan rapat dapat mengurangi erosi pantai akibat gelombang dan arus. Selebihnya kawasan pohon butun menjadi tempat yang nyaman bagi berbagai spesies makhluk hidup dan organisme laut.

Baca juga:  Jumat Berkah, Karang Taruna Kota Sukabumi Bagikan Nasi Bungkus Gratis

 

Sementara penanaman pandan laut, ujar Dedi, dipilih karena memiliki banyak manfaat, terutama dalam hal ekologi dan ekonomi. Selain membantu menahan abrasi pantai, pandan laut juga dapat mengurangi dampak pasang terhadap ekosistem darat, bahkan berperan sebagai mitigasi tsunami dan meminimalisir kerusakan pada daerah di belakang vegetasi tersebut.

 

“Pandan laut juga memiliki nilai ekonomi, seperti bahan anyaman untuk membuat tikar, topi, dan keranjang, serta potensi untuk dijadikan bahan makanan dan pengobatan tradisional,” tandasnya.

Baca juga:  PU, Wujudkan Impian Warga Tenjojaya, Bupati: Resmikan Rumah Jajang

 

Dalam kegiatan penghijauan yang mengusung tema “Satu Pohon Satu Kebaikan”. Kegiatan turut didukung dan dihadiri oleh perwakilan PT Berkah Semesta Maritim (BSM), perusahaan yang menggarap proyek tambak udang di Minajaya. Keterlibatan perusahaan tersebut dalam kegiatan ini adalah bentuk sinergi untuk penghijauan di lingkungan pesisir khususnya di area greenbelt.

 

“Kami berharap kegiatan ini dapat berefek positif bagi masyarakat dan menjaga kelestarian serta estetika lingkungan pantai dalam jangka Panjang,” pungkas Dedi.

Pos terkait