Polsek Surade Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Ciroyom Sukabumi

Kegiatan pengobatan dan pemeriksaan gratis Polsek Surade di Kampung Ciroyom Desa/Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/1/25).| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Polsek Surade Polres Sukabumi melakaanakan kegiatan pengobatan gratis di bertempat di Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kampung Ciroyom Desa/Kecamatan Cibitung Kabupaten Sukabumi, pada 22 Januari 2025.

Dalam giat tersebut pihak Kepolisian Polsek Surade berkolaborasi dengan tenaga kesehatan (Nakes) Dinas Kesehatan Puskesmas Cibitung.

Diungkapkan Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, kegiatan pengobatan gratis sebagai bagian dari bakti sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Polsek Surade diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya yang kurang mampu.

Baca juga:  Seorang Remaja Tewas Tersambar Petir di Surade

“Kegiatan Pengobatan Gratis ini adalah wujud sinergi antara kepolisian dengan pemerintah, TNI dan berbagai stakeholder lainnya untuk menciptakan situasi yang aman dan damai,” ujar Kapolsek

Kapolsek juga menegaskan bahwa kegiatan sosial ini adalah bentuk kepedulian Polri dan komitmen kepolisian untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memastikan bahwa setiap individu mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

Baca juga:  Ini Kondisi Pasien Rujukan Korban Gempa Cianjur, di RS Bhayangkara Setukpa Sukabumi

“Kami ingin menunjukkan bahwa pihak kepolisian selalu ada untuk masyarakat, terutama dalam momen-momen penting seperti ini,” ujar Iptu Ade Hendra

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat serta menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum Polsek Surade Polres Sukabumi.

Hadir dalam kegiatan pengobatan gratis tersebut Kapolsek Surade, Iptu Ade Hendra, S.Pd, dan tiga tenaga kesehatan ( Nakes ) dari Puskesmas Cibitung, yakni dr. Ratu dan dua bidan, Susi dan Erma.

Baca juga:  Banjir Cikaso Hanyutkan Perahu SMPN 4 Cibitung Sumbangan MKKS

“Kegiatan pengobatan gratis ini telah melayani pengobatan kepada 27 pelajar dan 54 pasien umum termasuk 7 orang ibu hamil. Jumlah keseluruhan warga yang mendapat pelayanan kesehatan sebanyak 81 orang. Dan 1 orang di rujuk ke RSUD Jampangkulon karena menderita usus buntu,” pungkas Iptu Ade Hendra.

Pos terkait