LINGKARPENA.ID | Seorang warga membagikan keluhannya di media sosial terkait pelayanan RSUD Al-Mulk Kota Sukabumi. Dalam unggahan itu, ia menceritakan bahwa anaknya harus dirawat karena disentri. Namun malah dirujuk ke rumah sakit lain dengan alasan tidak ada ruangan.
Padahal, menurut pengakuannya, rumah sakit terdekat hanya itu. Dan ia juga melihat masih ada tiga tempat tidur kosong di Instalasi Gawat Darurat atau IGD rumah sakit tersebut.
Diketahui pengunggah itu seorang Ibu bernama Ai Pujiawati (43) tahun, warga Kampung Loa Copong, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.
Terkait permasalahan itu pihak RSUD Al-Mulk merespon cepat dan langsung mendatangi kediaman keluarga pasien di Kelurahan/Kecamatan Lembursitu, pada Sabtu (31/5/2025) kemarin.
Dalam kunjungan itu pihak rumah sakit mengklarifikasi dan mendengarkan secara langsung keluhan pihak keluarga pasien serta menyampaikan permintaan maaf.
“Kunjungan ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Alhamdulillah, keluarga pasien menerima penjelasan kami dan memaafkan situasi ini,” ungkap Asep
Andi Humas RSUD Al-Mulk kepada awak media.
RSUD Al-Mulk menegaskan, pihaknya terus mengevaluasi layanan agar kasus serupa tidak terjadi lagi. Langkah-langkah perbaikan akan difokuskan pada peningkatan kapasitas ruang rawat inap dan koordinasi lebih baik dalam proses rujukan pasien.
“Kami memahami kritik dari masyarakat. Kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Harapan kami, masyarakat juga dapat mendukung dengan memastikan status BPJS Kesehatan aktif agar tidak ada kendala dalam proses perawatan,” kata direktur RSUD Al Mulk.
Dengan klarifikasi ini, RSUD Al-Mulk berharap masyarakat mendapatkan pemahaman yang lebih baik atas situasi yang terjadi dan terus mendukung program kesehatan yang telah disediakan pemerintah.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi Dr. Reni R. Muthmainnah, M.Kes. saat dikonfirmasi Lingkar pena.id mengungkapkan, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan merespon setiap permasalahan dengan cepat.
“Kami memahami bahwa kejadian seperti ini bisa menimbulkan ketidakpuasan. Namun, saya pastikan bahwa RSUD Al-Mulk dan seluruh fasilitas kesehatan di bawah naungan kami selalu berusaha semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat,” ujar dia.
Reni juga menyampaikan pentingnya evaluasi secara menyeluruh agar pelayanan kesehatan di setiap pelayanan kesehatan di Kota Sukabumi semakin optimal.
“Kami akan mendukung penuh RSUD Al-Mulk dalam meningkatkan kapasitas layanan, termasuk mengatasi kendala rujukan. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan tidak ada lagi masyarakat yang merasa kurang terlayani,” pungkaanya.






