Bersihkan Sampah di Kawasan Wisata PH, Selain Bungkus Makanan Minuman Ringan Ada Pampers!

Ratusan massa saat melakukan aksi bersih-bersih sampah sepanang 2 kilo meter di kawasan wisata Pondok Halimun (PH) Kecamatan Sukabumi, Sabtu (31/5/2025).| foto: budiyanto

LINGKARPENA.ID | Ratusan orang membersihkan sampah di jalur pariwisata alam Pondok Halimun (PH) Desa Perbawati dan Desa Sudajayagirang, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu 31 Mei 2025.

Massa berasal dari warga yang peduli alam dan lingkungan di Kota dan Kabupaten Sukabumi tersebut mengikuti kegiatan “Save Sukabumi Utara II yang digelar dalam rangkaian hari ulang tahun ke 55 Paksi Extrass”.

Aksi bersih-bersih sampah di kawasan wisata alam di kaki Gunung Gede Pangrango dibuka secara resmi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Sukabumi Yudi Yustiawan yang didampingi Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sukabumi Tri Romadhono.

Kegiatan bersih sampah mengambil start di Kampung Perbawati hingga finish di obyek wisata alam Pondok Halimun (PH). Kegiatan berjarak sekitar 2 kilometer dengan melintasi perkebunan teh yang diantaranya sudah ada yang beralih fungsi.

Baca juga:  Operasi Semut Forkopimcam Cisolok Sasar Objek Wisata

Sepanjang rute tersebut para peserta mulai dari anak-anak hingga dewasa memunguti berbagai jenis sampah yang banyak ditemukan di sepanjang jalan jalur pariwisata itu. Hasilnya berhasil mengumpulkan sedikitnya 25 kantong sampah ukuran besar.

Sampah yang dipungut mayoritas bekas bungkus makanan minuman ringan dan bungkus rokok. Juga diantara peserta ada yang menemukan sejumlah kantong plastik (kresek) berisi sampah dan pampers.

“Kami prihatin melihat kondisi daerah hulu, terutama di Pondok Halimun ini, karena semakin banyak kerusakan, hingga alih fungsi lahan,” ungkap Ketua Dewan Pengurus XIV Paksi Extrass, Fajar Febriansyah kepada awak media, Sabtu 31 Mei 2025.

Baca juga:  Kapolsek Jampangkulon Jenguk Anggota Sakit, Beri Dukungan Moral dan Motivasi

“Terjadinya kerusakan alam di Sukabumi Utara, di wilayah Pondok Halimun ini tentunya berdampak ke daerah bawahnya, hilirnya, termasuk wilayah Kota Sukabumi,” sambung dia.

Fajar menjelaskan Save Sukabumi Utara ke 2 ini merupakan rangkaian kegiatan hari ulang tahun ke 55 Paksi Extrass. Dalam kegiatan ulang tahun ini tidak hanya sebatas seremonial melainkan ada aksi nyata.

Kegiatan Save Sukabumi Utara 2 ini dilaksanakan secara kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan. Di antaranya komunitas pencinta alam Kota dan Kabupaten Sukabumi, paguyuban pengelola wisata di Pondok Halimun.

Selain membersihkan sampah di jalur wisata, juga penanaman berbagai jenis pohon yang secara simbolis dilaksanakan di Kosim Farm Venturer salah satu pengelola wisata di Pondok Halimun.

Baca juga:  DLH Sukabumi Turun Langsung Dukung Operasi Jabar Bersih di Gadobangkong

Juga menggelar diskusi interaktif dengan tema “Krisis Ekologis dan Peran Komunitas di Kosim Farm Venturer. Hadir pada kesempatan ini Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Prasetyo.

Fajar mengatakan menjaga alam dan lingkungan ini bukan tugas atau tanggungjawab satu orang dua orang atau satu komunitas saja, masyarakat pun harus berperan aktif dalam menjaga lingkungan.

“Kegiatan hari ini, kami ingin memberikan edukasi kepada wisatawan khususnya yang datang ke Pondok Halimun agar mereka pun sadar untuk menjaga lingkungan, menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan,” pungkasnya.**

Pos terkait