LINGKARPENA.ID | Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memangkas ketergantungan terhadap rumah sakit rujukan di luar daerah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Terbaru, RSUD Sekarwangi menghadirkan empat layanan unggulan yang terintegrasi untuk menangani berbagai kasus kegawatdaruratan.
Empat layanan tersebut yakni Catheterization Laboratory (Cathlab), CT Scan 64 Slice, Intensive Cardiac Vascular Care Unit (ICVCU), serta Laboratorium Mikrobiologi.
Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan RSUD Sekarwangi sebagai rumah sakit rujukan. Layanan ini diharapkan mampu mempercepat proses diagnosis dan penanganan pasien, khususnya penderita penyakit jantung, stroke, trauma, hingga infeksi.
Direktur RSUD Sekarwangi, dr. Asep Suherman, M.Kes, mengatakan, keempat fasilitas tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan dirancang sebagai satu rangkaian pelayanan yang saling mendukung.
“Dengan adanya Cathlab, CT Scan 64 Slice, ICVCU dan Laboratorium Mikrobiologi, kami ingin membangun sistem pelayanan yang terintegrasi. Pasien bisa mendapatkan pemeriksaan, tindakan hingga perawatan lanjutan secara lebih cepat di RSUD Sekarwangi,” ujar Asep.
Menurutnya, keberadaan Cathlab menjadi langkah besar dalam penanganan pasien dengan gangguan jantung. Fasilitas tersebut memungkinkan tindakan kateterisasi dilakukan dengan lebih cepat, termasuk untuk pasien yang membutuhkan penanganan segera.
Sementara CT Scan 64 Slice dapat membantu dokter mendapatkan gambaran kondisi tubuh pasien secara lebih detail dan cepat, terutama dalam penanganan stroke maupun kasus trauma.
“Kecepatan menjadi faktor penting dalam menyelamatkan pasien. Karena itu, fasilitas penunjang diagnosis dan tindakan harus tersedia dalam satu sistem pelayanan,” katanya.
Adapun ICVCU disiapkan untuk mendukung perawatan intensif pasien dengan gangguan kardiovaskular, termasuk pasien setelah menjalani tindakan kateterisasi. Sedangkan Laboratorium Mikrobiologi berperan dalam mengidentifikasi mikroorganisme penyebab infeksi sehingga pemberian antibiotik dapat dilakukan secara lebih tepat.
Penguatan layanan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Sukabumi H. Asep Japar. Menurutnya, peningkatan fasilitas kesehatan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ini menjadi momentum penting bagi peningkatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi. Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Kesehatan. Harapannya, penguatan RSUD Sekarwangi tidak berhenti pada penyediaan alat, tetapi juga diikuti pembangunan sarana, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dan pengembangan layanan,” ungkap Asep Japar.
Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin RSUD Sekarwangi berkembang menjadi rumah sakit rujukan yang mampu memberikan pelayanan berkualitas bagi masyarakat Sukabumi dan daerah sekitarnya.
Dengan hadirnya empat layanan tersebut, RSUD Sekarwangi juga menargetkan berkurangnya rujukan pasien ke luar daerah, khususnya untuk kasus jantung dan stroke.
“Yang paling penting bukan sekadar memiliki fasilitas baru, tetapi bagaimana fasilitas ini benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat. Kita ingin warga mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat dan selamat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ketika membutuhkan penanganan medis,” tegasnya.
Peresmian empat layanan unggulan ini sekaligus menjadi bagian dari momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156. Kehadirannya diharapkan menjadi tonggak baru dalam transformasi pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat posisi RSUD Sekarwangi sebagai salah satu pusat rujukan kesehatan di Kabupaten Sukabumi.






