Rafi’i Nasution Peringatkan Masyarakat Soal Penipuan Nomor WhatsApp

FOTO: Muhammad Rafi'i Nasution Pengacara Sukabumi.| Istimewa

LINGKARPENA.ID | Muhammad Rafi’i Nasution, seorang pengacara di Sukabumi, dan dikenal sebagai kuasa hukum Pasangan Asep Japar – Andreas di Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024, menyatakan kecewa dengan adanya akun palsu yang menggunakan identitasnya, Rabu, (25/12/2024).

Pengacara yang menghantarkan Asep Japar – Andreas menjadi pemenang di Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024 ini, mengingatkan masyarakat soal modus penipuan yang mencatut namanya.

Diungkapkan Rafi’i ia baru mengetahui adanya nomor Whatshapp yang mencatut identitas dirinya. Ia tekankan hal itu merupakan tindakan kriminal yang merugikan.

Baca juga:  10 Orang Diduga Keracunan Makanan di Sukabumi 

“Saya baru saja mengetahui adanya nomor Whatshapp yang mengatasnamakan saya. Ini jelas merupakan tindakan hukum yang sangat merugikan, ” kat Muhammad Rafi’i Nasution.

Dalam akun Facebooknya Rafi’i membagikan tangkapan layar nomor palsu tersebut, yakni 08263291336, disertai peringatan tegas kepada masyarakat.

“HATI-HATI PENIPUAN!!!
NOMOR HP INI BUKAN SAYA!!!” tulis Rafi’i
yang diunggahannya di akun Facebook pribadinya.

Baca juga:  Jampangtengah Sukabumi Dikepung Bencana: Rumah Ambruk dan Jalan Terputus, Ini Titik Lokasinya
FOTO: Tangkapan layar postingan Muhammad Rafi’i Nasution terkait nomor WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya.| Istimewa

Ia menjelaskan bahwa pembajakan nomor Whatshapp merupakan salah satu bentuk kejahatan siber. Pelaku dapat memanfaatkan nomor tersebut untuk berbagai tindakan penipuan, seperti meminta uang atau memeras korban.

“Pembajakan akun WhatsApp adalah kejahatan serius. Jika Anda menerima pesan dari nomor mencurigakan, abaikan dan segera laporkan kepada pihak berwajib. Saya tegaskan, nomor 082 6329 1336 bukan milik saya,” tegasnya.

Baca juga:  BPBD Sukabumi dan JRCS Jepang Gelar Sosialisasi Pendidikan Kebencanaan di Simpenan

Rafi’i juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menghadapi ancaman kejahatan siber. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan data pribadi dan tidak mudah percaya pada pesan mencurigakan dari nomor tak dikenal.

“Mari bersama-sama melindungi diri kita dari ancaman penipuan digital. Jika menemukan hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak terkait,” pungkas Muhammad Rafi’i Nasution.

Pos terkait