Ruas Jalan Cisarua – Nagrak Utara Tertutup Longsoran

LINGKARPENA.ID – Hujan deras yang secara terus menerus mengguyur wilayah Sukabumi, menyebabkan bencana banjir dan longsor hampir dibeberapa titik lokasi. Seperti Longsor terjadi di Kecamatan Nagrak dan menutup ruas jalan Cisarua – Nagrak Utara, terjadi pada Jumat 18 Februari 2022 sekitar pukul 17:00 WIB.

Titik lokasi bencana tepatnya di Kampung Babakan, Rt 01/08 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Akibatnya, ruas jalan menuju desa Nagrak Utara tertutup longsoran rumpun bambu sepanjang 10 meter. Jalan penghubung kedua desa saat ini tidak bisa di lewati kendaraan maupun pejalan kaki.

Baca juga:  Tingkatkan Kapasitas Bidan, PC IBI Kabupaten Sukabumi Gelar Palatihan "Midwifery Update"

Berdasarkan laporan petugas penanggulangan bencana kecamatan (p2bk) Nagrak, Miky menyampaikan, rumpun bambu sepanjang 10 merer dengan ketinggian 10 meter menutup ruas jalan tersebut. Sehingga jalan menuju desa Nagrak Utara maupun sebaliknya ke desa Cisarua, total tidak bisa di lalui.

“Kejadiannya sore tadi sekitar pukul 17:00 WIB. Seluruh badan jalan sepanjang 10 meter tertutup material tanah dan rumpun bambu. Jalan sama sekali tidak bisa di lewati,” ujar Miky, dalam laporannya yang di sampaikan Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Jumat (18/2/2022) petang kepada media.

Baca juga:  Dua Pelaku Spesialis Curanmor R2 Dibekuk Polisi di Sukabumi

Menurut Miky, arus kendaraan untuk sementara di alihkan ke jalur lain guna menuju desa Nagrak Utara. Dilokasi bencana sudah di pasang rambu-rambu police line sebagai tanda bahaya. Petugas dan relawan masih berjaga-jaga di lokasi guna memantau kondisi bencana.

“Sementara material longsoran belum bisa di evakuasi dan takut terjadi longsor susulan. Hasil kesepakatan dengan warga masyarakat evakuasi akan di lakukan besok pagi mengingat kondisi sudah malam dan di lokasi terdapat kurang penerangan jalan,” tandasnya.

Baca juga:  Enam dari 7 Komplotan Pencuri Moge Dibekuk Kepolisian Sukabumi

Pos terkait