LINGKARPENA.ID | Pencarian korban tenggelam pada hari Pertama dan Kedua yang dilakukan Tim SAR Sukabumi serta petugas gabungan lainnya pada hari Kedua, Jumat 15 Nopember 2024 masih berlangsung.
Korban berana Aas (72) Tahun ini merupakan warga Kampung Pasarsaptu, Kelurahan/Kecamatan Lembursitu Kota Sukabumi. Korban dinyatakan hilang pada Kamis (14/11) kemarin di Sungai Cipelang, tepatnya di Kampung Pasarsaptu RT 14/18 Kelurahan Lembursitu.
Saat dihubungi Lingkar Pena Koordinator Pos SAR Basarnas Sukabumi Suryo Adianto mengatakan, pihak SAR bersama tim gabungan lainnya saat ini masih melakukan pencarian korban hilang warga Lembursitu Kota Sukabumi di Sungai Cipelang tersebut.
“Pencarian sejak kemari hingga hari Kedua ini masih kami lakukan. Pencarian korban kami pecah menjadi tiga Tim. Ada tim susur darat, perahu Rafting dan Penyelaman,” kata Suryo, Jumat (15/11) kepada Lingkar Pena.id melalui telepon.
Dikatakan Suryo, terdapat beberapa kendala dalam pencarian korban tenggelam di Sungai Cipelang. Tim terkendala cuaca hujan, kemudian debit air naik sehingga hal itu menyulitkan pencarian korban.
Suryo menjelaskan, pencarian korban tenggelam tim susur darat sudah mencapai kawasan SCG. Namun hingga pukul 15:00 WIB Ketiga tim pencarian korban tenggelam belum menemukan titik korban.
“Iya, dengan debit air besar menjadi kesulitan kita di lapangan. Jika airnya deras ada kemungkinan korban hanyut terbawa arus. Mudah-mudahan pencarian di hari Kedua ini mendapatkan titik terang dan korban bisa ditemukan,” singkat Suryo.
Sementara Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi Novian Rahmat menambahkan, untuk pencarian korban seluruhnya sudah diserahkan kepada ahlinya yaitu SAR Sukabumi. Namun demikian pihak BPBD Kota tidak lepastangan begitu saja.
“Ya, secara keseluruhan pencarian korban tenggelam di Sungai Cipelang Sukabumi ini kami tetap ikut andil. BPBD Kota merekomendasikan satu orang untuk mendampingi. Iya, korbannya ini warga Kota Sukabumi. Semoga korban cepat ditemukan,” imbuh Novian.






