Sekda Bangga, Kab. Sukabumi Bakal Jadi Pilot Project Sekolah Peternakan Rakyat

Sekda Ade Suryaman saat menerima pihak dari institut Pertanian Bogor IPB di Pendopo Sukabumi.| istimewa

LINGKARPENA.ID | Kabupaten Sukabumi bakal dijadikan pilot project program sekolah peternakan rakyat oleh Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) bersama Yayasan Karya Bhakti Bumi Indonesia.

Diketahui dalam kegiatan yang bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini, demi ketahanan pangan Indonesia, terutama protein hewani.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman mengatakan bahwa pihaknya merasa bangga karena daerahnya bakal dijadikan pilot project sekolah peternakan rakyat.

Baca juga:  7 Program Strategis untuk Mengembangkan UMKM Oke Oce Kabupaten Sukabumi

“Apalagi dengan potensi peternakan, pertanian, dan perikanan di daerah Kabupaten Sukabumi terluas kedua se- Pulau Jawa dan Bali ini,” kata Ade kepada wartawan seusai acara di Gedung Utama Pendopo, Jalan Ahmad Yani Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Jumat (26/06/2023).

Ini peluang emas lanjut dia, Potensi peternakan, pertanian, dan perikanan sangat terbuka. Bahkan, kita pun salah satu penyangga ibu kota untuk beberapa hasil peternakan,” tandasnya.

Baca juga:  Kawasan Konsevasi Soro dan Arwana, Ada di Sukabumi

Ditempat yang sama Staf Ahli Aspeksindo Bidang Pendidikan dan Pelatihan SDM Himmatul Hasanah mengatakan, sekolah berbasis kerakyatan ini untuk mencerdaskan para peternak dalam arti luas. Maka dari itu, para peternak akan digembleng sekitar sembilan bulan untuk mendapatkan pelatihan terkait peternakan, pertanian, hingga perikanan.

“Lewat sekolah peternakan rakyat ini, petani peternak bisa pintar dalam manajemen pemeliharaan peternakan. Mereka pun akan diajari mengelola pakan dengan kearifan lokal,” ungkapnya.

Baca juga:  Dukung Pemerintah Capai Target 17 Persen Prevalensi Stunting 2023, Semen SCG Inisiasikan Program 'Aku Suka Ikan'

Dari semua itu sambung dia, ujung harapannya ialah petani peternak bisa mandiri dan terwujudnya swasembada pangan. Sehingga, para petani peternak bisa sejahtera.

“Saya yakin pilot project di Sukabumi ini akan berhasil. Dari Sukabumi keberhasilan ini kita bawa ke tingkat nasional,” pungkasnya. (*)

Pos terkait