Sekda Sukabumi Pimpin Rakor Gugus Tugas KLA

LINGKARPENA.ID | Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman Memimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Tingkat Kabupaten Sukabumi bertempat di Aula PKK, Pendopo Sukabumi, Senin (28/04/25) .

 

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi Eki Radiana Rizki menambahkan, Rakor ini dilaksanakan untuk meningkatkan komitmen semua pihak dalam mewujudkan pembangunan yang peduli terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak. Sehingga, terwujudnya Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sukabumi.

 

Baca juga:  Bermaksud Menolong Anaknya, Sang Ibu Terbawa Banjir, ini yang Terjadi

“Melalui rapat ini, kami berharap komitmen semua pihak dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Sukabumi semakin meningkat,” tandasnya.

 

Sementara itu Sekda dalam arahannya mengatakan Kegiatan rakor Gugus Tugas KLA sebagai bentuk percepatan dalam pemberdayaan anak. Apalagi, anak harus menjadi perhatian semua.

Dan kita akan di Verifikasi pada tanggal 14 Mei 2025 melalui Hibrid untuk itu dukungan dari Perangkat Daerah harus hadir dalam penilaian tersebut dan seluruh Stekholder terkait harus bersinergis mendukung acara tersebut. Dimana kita saat ini berda KLA nya di Nindia untuk itu kita harus bisa meraih nilai Utama ini semua perlu kerjasama yang baik dari semua steakholder terkait.

Baca juga:  Dianggap Omon-Omon Soal Pajak Restauran, Walikota Sukabumi: Tidak Ada Klarifikasi, Karena Saya tidak Bikin Gaduh

 

“Kesehatan, pendidikan, fasilitas, hingga lingkungan sangat penting dalam tumbuh kembang anak. Apalagi, dalam membentuk SDM anak yang luar biasa. Di sini, kita semua punya peran dalam hal itu,” ungkapnya.

 

Dari sisi SDM, anak -anak saat ini akan menjadi generasi penerus bangsa. Sehingga, karakter mereka haruslah luar biasa.

 

Baca juga:  Diduga Tak Kuat Nanjak Truk Pengangkut Karet Menghantam Rumah Warga

Oleh karena itu, dirinya berpesan agar orangtua membimbing anak sebaik mungkin. Mengingat, orangtua merupakan guru dan pembimbing anak pertama, sebelum mereka mengenal lingkungan luar.

 

“Orangtua merupakan guru pertama bagi anak-anak. Jadi, bimbinglah anak sebaik mungkin. Namun, didiklah anak sesuai zamannya, pungkasnya.

Pos terkait