Petugas kesehatan saat melaksanakan vaksinasi tahap ke 2 PT SEG di Kecamatan Kabandungan. | Foto: Istimewa

Star Energy Geothermal dan Barito Pacific Group Sambung Program Vaksinasi Tahap II di Kecamatan Kabandungan Sukabumi 

KABUPATEN SUKABUMI

LINGKARPENA.ID – Perusahaan Star Energy Geothermal (SEG) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi melanjutkan program vaksinasi gratis. Vaksinasi lanjutan difokuskan untuk masyarakat umum yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi khususnya di Kecamatan Kabandungan.

Program vaksinasi dengan sasaran usia 12 tahun ke atas ini, juga didukung oleh Barito Pacific Group melalui Yayasan Bakti Barito dengan target peserta sebanyak 472 orang. Kegiatan vaksin dipusatkan di SD Negeri Tangkolo, Kabandungan, Rabu 24 Nopember 2021 kemarin.

Head of Policy Government dan Public Affairs SEG, Nungki Nursasongko mengatakan, pihaknya sangat senang melihat antusiasme masyarakat dalam kegiatan vaksin kali ini. Program vaksinasi ini merupakan lanjutan dari program vaksinasi sebelumnya yakni pada Oktober lalu.

Menurut Nungki, meskipun kali ini mayoritas masyarakat mendapatkan vaksinasi tahap kedua, tetapi perusahaan juga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi tahap pertama.

Selain vaksinasi, SEG juga memberikan bantuan berupa minyak goreng bagi masyarakat. “Program vaksinasi dan bantuan ini merupakan wujud nyata upaya dari SEG dan Barito Pacific Group melalui Yayasan Bakti Barito. Hal ini sebagai bukti perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia dalam menanggulangi pandemi covid-19,” terang Nungki.

Baca juga:  Ribuan Wisatawan Padati Pantai Karanghawu Sukabumi Diakhir Masa Penutupan Sementara Tempat Wisata

Sementara itu, Direktur Yayasan Bakti Barito, Dian Purbasari menambahkan, Yayasan Bakti Barito didirikan oleh para pendiri Barito Pacific. Sebagai induk Star Energy Geothermal dan berfokus untuk menjalankan kegiatan kemanusiaan dan filantropi dari seluruh grup. Menurut Dian, sejak tahun 2020, Yayasan Bakti Barito senantiasa membantu pemerintah pusat dan daerah dalam berbagai upaya penanganan pandemi.

“Saya berharap apa yang di upayakan ini dapat membantu masyarakat di Indonesia, khususnya di Kabupaten Sukabumi. Tujuannya agar bisa bersama-sama dapat segera bangkit melawan pandemi. Semoga pandemi ini segera berakhir sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional,” ucap Dian.

Sejak awal pandemi covid-19, SEG telah memberikan beragam bantuan berupa cover suit atau hazmat suit, ventilator, purifying air respiratory, baby incubator electric bed, masker N95, surgical mask, sarung tangan, goggles, hand sanitizer, disinfektan, rubber boots, dan Airvo2 oxygen therapy set. Bantuan ini telah disalurkan kepada rumah sakit-rumah sakit rujukan pemerintah yang berada di Jakarta, Bandung, Kabupaten Bandung, Garut dan Kabupaten Sukabumi. SEG juga turut membantu lebih dari 4.000 anggota masyarakat di sekitar wilayah operasi dengan menyediakan sembako.

Baca juga:  Panen Raya Padi Demplot, Legislator PKS Bangga Dengan Kemampuan VUB Karya Anak Bangsa

“Ini sebagai upaya preventif, SEG turut berpartisipasi aktif mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Tentunya dengan 5M yang ketat, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilitas dan interaksi,” tambah Dian.

Terpisah, Camat Kabandungan Nani Rusyanti, sangat mengapresiasi perusahaan ini karena kepeduliannya terhadap masyarakat pada masa pandemi covid-19. Perusahaan sudah ikut serta membantu pemerintah dalam penanganan covid-19 dalam memutus mata rantai penyebaran virus ini.

Tentunya, apa yang telah dilakukan SEG ini bisa menjadi pemicu perusahaan lainnya yang ada di Kabupaten Sukabumi khususnya Kecamatan Kabandungan. Mari bersama-sama ikut membantu pemerintah dalam upaya percepatan proses vaksinasi untuk masyarakat.

Baca juga:  Peserta Verifikasi dan Validasi Data PTK Sekolah Dasar, Ini Jumlah Peserta Lulus 2021

“Apa yang dilakukan perusahaan tersebut patut dicontoh, karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani kasus COVID-19. Jika ingin pandemi segera berakhir, maka seluruh elemen dan pemangku kebijakan harus saling dukung serta berkolaborasi,” kata Nani.

Di tempat yang sama, salah seorang peserta vaksinasi, Asep mengaku terbantu dengan adanya pelayanan vaksinasi massal yang dilakukan pemerintah setempat. Vaksinasi yang disuport langsung oleh SEG, dengan begitu dirinya tidak perlu mengeluarkan biaya untuk ongkos dan menghabiskan waktu untuk mendapatkan vaksin covid-19 karena cukup berjalan kaki.

“Saya sebagai masyarakat sangat merasa terbantu dengan adanya kegiatan vaksin ini. Dan saya sadar vaksin ini nyatanya sangat penting untuk masa depan kesehatan masyarakat umum,” ujarnya.(**)

 

 

 

 

 

Redaktur: Akoy Khoerudin

Tinggalkan Balasan