Polres Sukabumi saat menggelar kasus di ruang presisi. | Foto: Istimewa

Ayah Tiri Rupadaksa Anak Sambung di Sukabumi, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

HUKUM & KRIMINAL KABUPATEN SUKABUMI

LINGKARPENA.ID – Sungguh malang nasib SM (16) seorang gadis yang masih dibawah umur kehormatannya direngut secara paksa oleh seorang lelaki yang menjadi ayah sambungnya (Ayah Tirinya). Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.

Kejadian bermula pada bulan Juli 2021 di Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi. Dimana pelaku E (38) masuk ke kamar korban yang sudah dimatikan lampunya kemudian langsung membangunkannya serta mengikat korban dan langsung menyetubuhi korban secara paksa.

Baca juga:  Wow! Kapolres Sukabumi Sambangi Nelayan Ditengah Laut, Cek Faktanya!

Perbuatan bejad E, ini diungkap Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah yang didampingi Kasat Rekrim AKP Rizka Fadhila dan Kanit PPA Satuan Reskrim Polres Sukabumi dalam kegiatan rilis di Polres Sukabumi, Kamis (06/01/2022).

“Pelaku mengancam korban akan memukulinya apabila menceritakan perbuatannya kepada orang lain,” ungkap Dedy kepada awak media, Kamis (06/01/2022).

Baca juga:  1 Napi Bebas di Lapas Warungkiara Sukabumi, Ini Jumlah yang Mendapatkan Remisi Hari Raya Natal 2021

Peristiwa itu terkuak setelah sang korban SM yang masih duduk di bangku kelas 3 SMP pada 24 Desember 2021 lalu sekira pukul 07:00 WIB menerangkan kepada sang Ibu, telah dicabuli oleh ayah tirinya sendiri. SM mengaku dicabuli pada tanggal 23 Desember 2021 pukul 22:00 WIB di kamarnya sendiri.

Dengan kejadian tersebut, sang Ibu NJ (46 tahun) melaporkan perbuatan suaminya itu dengan mendatangi Polsek Bojonggenteng, Polres Sukabumi.

Baca juga:  Rakerda PKS Dipersiapkan untuk Kontestasi 2024

LP /B/10/I/2022/SPKT/POLSEK BOJONGENTENG/POLRESSUKABUMI/POLDA JAWA BARAT. dibuat tanggal 03 Desember 2021.

Pelaku diancam hukuman paling lama 15 tahun dan pidananya ditambah 1/3 apabila perbuatannya dilakukan orangtua atau walinya diduga melanggar Undang- undang Perlindungan Anak.(***)

Tinggalkan Balasan