Sungai Cikaso Cibitung Meluap Ratusan Warga Diungsikan

Kondisi air dari luapan sungai Cikaso Kecamatan Cibitung pada jumat malam, (23/9/22).| Foto: tangkapan layar video

LINGKARPENA.ID | Sungai Cikaso Desa Kecamatan/Cibitung Kabupaten Sukabumi kembali meluap dan puluhan rumah terendam air pada Jumat 23 September 2022. Hujan yang mengguyur sejak sore membuat debit air sungai Cikaso meluap ke pemukiman warga.

Berdasarkan pantauan petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) Cibitung, Lucki melaporkan dari lokasi bersama unsur muspika Kecamatan Cibitung, Koramil dan Polsek Surade petugas sudah siaga di lokasi. Beberapa kepala keluarga sudah dievakuasi ke daerah aman kurang lebih 150 KK.

Baca juga:  Tiga Titik Longsor Ancam Warga Purwasari Cicurug

Meraka sementara diungsikan ke Sekolah Dasar Negeri Simpang Dago Desa Cibitung. Namun ada beberapa keluarga yang masih bertahan khususnya di daerah lokasi yang lebih tinggi.

“Yang terdampak luapan sungai Cikaso ini dua kampung. Kampung Ciniti RT 08/01 dan Kampung Ciloma, Desa Cibitung. Belum terdata seluruhnya berapa jumlah yang terdampak,” terang Lucki saat dihubungi melalui telepon genggamnya Jumat malam.

Baca juga:  Banjir Bandang Terjang Cidahu, Ini Rincian Kerusakannya!

Lanjutnya, “Ini bukan banjir bandang. Jadi kalau hujan berjam-jam sungai Cikaso ini pasti meluap. Jadi bukan banjir bandang, ya bisa dikatakan banjir langganan,” sambungnya.

Berdasarkan pantauan yang terdampak banjir diperkirakan ada sekitar 200 Kepala Keluarga kurang lebih. Namun sebagian tetap bertahan di rumahnya masing-masing. Tapi sebagian besar warga sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Baca juga:  Lansia Sukabumi Terpanggang Api Saat Rumahnya Kebakaran

Pihak P2BK bersama muspika serta pemerintah desa setempat saat ini masih di lokasi banjir. Namun di pastikan banjir sudah mulai surut sebab hujan dilokasi sudah mulai reda.

“Air tadi mencapai 5 hingga 6 meter di pemukiman warga. Terutama untuk rumah di lokasi paling dekat dengan aliran sungai Cikaso. Saat ini banjir mulai surut dan kami masih berjaga-jaga di lokasi,” pungkasnya.

Pos terkait