LINGKARPENA.ID | Selembar spanduk bertuliskan “Kami Butuh Kepastian ” terbentang di tengah kerumunan warga Kampung Cijambe, RT 05/07, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Senin (29/6/2026). Di balik tulisan itu tersimpan harapan panjang yang belum juga menemukan jawaban.
Puluhan warga, yang sebagian besar merupakan kaum ibu, berkumpul menyuarakan satu tuntutan yang sama: kepastian relokasi dari pemerintah. Mereka mengaku telah menunggu berbulan-bulan tanpa kejelasan, sementara kehidupan terus berjalan dalam ketidakpastian.
Suasana aksi berubah haru ketika Mak Enung (60), salah seorang warga, menyampaikan isi hatinya. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia menggambarkan beratnya kehidupan yang harus dijalani bersama keluarga dan warga lainnya.
“Kami tidak meminta yang mewah. Kami hanya ingin punya tempat tinggal yang layak agar bisa hidup tenang. Tolong relokasikan kami secepatnya. Kasihan anak-anak kami, mereka butuh masa depan, butuh sekolah, jangan sampai terus hidup dalam ketidakpastian,” ujar Mak Enung.
Menurutnya, kondisi ekonomi warga semakin sulit. Sebagian besar hanya mengandalkan pekerjaan serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Di sisi lain, mereka harus memikirkan biaya hidup, pendidikan anak, hingga tempat tinggal yang hingga kini belum memiliki kepastian.
Mak Enung juga mengaku sedih melihat anak-anak harus menghadapi tekanan karena tidak memiliki rumah tetap. Baginya, relokasi bukan sekadar soal bangunan, melainkan tentang mengembalikan harapan dan martabat keluarga.
“Kami selalu mendukung pemerintah. Sekarang kami hanya berharap pemerintah juga mendengar suara kami. Jangan biarkan kami terus menunggu tanpa kepastian. Tolong bantu masyarakat Kampung Cijambe,” ucapnya dengan penuh harap.
Bagi warga Cijambe, relokasi bukan lagi sekadar janji yang dinanti, melainkan kebutuhan mendesak agar mereka dapat memulai kehidupan baru dengan lebih aman dan bermartabat.
Hingga aksi berlangsung, warga berharap pemerintah segera memberikan kepastian mengenai rencana relokasi yang telah dijanjikan, sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang saat ini masih bertahan di rumah kontrakan maupun tempat tinggal sementara dengan berbagai keterbatasan.






